Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Viral Aksi Maling Motor di Depok, Tukar Revo Korban dengan Astrea-Kipas Angin

Seorang pria di Depok menjadi korban pencurian motor setelah pelaku menukar motornya dengan motor curian. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Viral Aksi Maling Motor di Depok, Tukar Revo Korban dengan Astrea-Kipas Angin
Foto: Detik

Jakarta -

Seorang pria berinisial P (64) menjadi korban pencurian motor di Jalan Cagar Alam, Depok, Jawa Barat (Jabar). Modusnya, pelaku menukar motor Honda Revo milik korban dengan Honda Astrea C100.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/11) pukul 07.00 WIB di Jalan Cagar Alam, Depok, Jabar. Awalnya, pelaku mendatangi korban menggunakan Honda Astrea C100 sembari membawa kardus berisikan kipas angin.

Pelaku hendak meminjam motor korban dengan dalih mau mengambil kunci bagasi motor untuk isi bensin. Saat hendak diantar korban, pelaku bersikukuh meminjam motor korban.

"Pelaku modus mau minjem motor buat ambil kunci bagasi motor, untuk isi bensin. Bapak aku udah mau anterin ke rumahnya buat ambil kunci, tapi pelaku keukeuh mau minjem motor aja," ujar anak korban, Okta (27), saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2026).

Saat ditunggu, ternyata pelaku tak kunjung kembali. Pelaku membawa kabur motor korban, sementara motor Honda Astrea yang digunakan pelaku sebelumnya ditinggalkan di lokasi.

"Jam 07.07 WIB pelaku berhasil bawa kabur motor bapak aku. Motor dan barang-barang yang dibawa pelaku di tinggal di rumah aku," ungkapnya.

Satu jam kemudian, ketua RT juga pihak kepolisian yang masih tetangga korban datang dan mengecek motor. Korban masih menunggu pelaku hingga malam.

Pada Jumat (6/11), pukul 08.00 WIB, korban mengunggah hal itu ke media sosial. Di hari yang sama, pihak kepolisian dan pemilik motor Honda Astrea datang ke rumah korban karena postingan itu. Rupanya, Astrea yang dibawa pelaku juga merupakan hasil curian.

"Jam 14.00 WIB ada polisi dan pemilik motor Astrea asli ke rumah. Disuruh ke Polsek Pancoran Mas untuk buat laporan Astrea, bapak aku hanya sebagai saksi. Kalau mau sebagai korban infonya nanti dibuatkan laporan lagi ke polsek," tuturnya.

Okta mengatakan ayahnya mengenal pelaku karena satu kali berpapasan di minimarket. Dia menduga ayahnya terkena hipnotis berujung motornya dibawa kabur.

"Nah, itu, Kak, mungkin nggak ya bapak aku kesirep (hipnotis)? Nggak ada hubungan apa-apa. Awalnya bapak aku bilang kenal sama orang itu, tapi ditanya lagi kenal cuma sekali lewat aja pernah nyapa di minimarket. Jadi bukan yang benar-benar kenal kayak tetangga atau tahu rumahnya di mana," jelasnya.

Dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut guna mengejar pelaku.

"Iya, dalam penyelidikan," ujar AKBP Made saat dihubungi.

(dvp/wnv)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.