Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Viral Makam 20 Tahun di Bekasi Dipindah gegara Beda Pilihan Pilkades

Pembongkaran kuburan di Bekasi viral akibat beda pilihan saat Pilkades. Jenazah yang sudah dimakamkan 20 tahun dipindahkan.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Viral Makam 20 Tahun di Bekasi Dipindah gegara Beda Pilihan Pilkades
Foto: Detik

Jakarta -

Pembongkaran salah satu kuburan warga di wilayah Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi viral di media sosial. Jenazah di kuburan tersebut dipindahkan gara-gara beda pilihan pada pemilihan kepala desa (Pilkades).

Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial tampak sejumlah warga menggali kuburan. Dinarasikan, gara-gara kisruh Pilkades, jenazah yang sudah 20 tahun dimakamkan itu akhirnya dibongkar dan dipindahkan.

Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra membenarkan adanya kejadian tersebut. Lokasi kuburan yang dibongkar berada di Kampung Cap Jaya RT 07/RW.03 Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabangbungin.

"Benar, itu kejadiannya Minggu, 25 Oktober 2026," kata AKP Alex saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (28/10/2026).

Alex mengatakan pembongkaran makam dilakukan setelah adanya kesepakatan dua belah pihak. Pembongkaran yang dihadidiri oleh perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa tersebut berjalan aman dan lancar.

"Jadi, kesepakatan bongkar makam itu memang sebelumnya ada permasalahan, kemudian sudah berdamai, dan jenazah dipindahkan ke makam keluarganya," ungkap Alex.

Kisruh ini berawal dari Pilkades yang melibatkan dua warga, sebut saja A dan B. Si A adalah pendukung calon kades yang menang, sementara si B adalah pendukung calon yang kalah.

Persoalan bermula karena ada ketersinggungan antara dua pendukung tersebut soal calon jagoannya masing-masing. Si B yang sekaligus pemilik lahan kuburan, merasa tersinggung oleh si A karena jagoannya 'diejek'.

"Awalnya itu karena dengar suara-suara terkait pilkades juga, 'Nggak punya uang kok Si C nyalon-nyalon', punya ketersinggungan di situ," ungkapnya.

Ketersinggungan itu berlanjut menjafi konflik sosial. Si B selaku pemilik lahan kuburan kemudian meminta kepada si A untuk memindahkan makam almarhum ayahnya.

"Karena ketersinggungan, akhirnya ditengahi, dan diselesaikan. Akhirnya, pendukung yang menang ini mindahin makamnya. Jadi itu tanah makam pribadi dari pihak yang kalah," jelasnya.

Setelah upaya mediasi, kedua belah pihak akhirnya bersepakat untuk memindahkan makam tersebut. Kapolsek menyebutkan proses pemindahan kuburan berjalan aman dan lancar.

(mea/dek)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.