Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Viral Pria Onani Depan Wanita di Tangsel, Modus Pura-pura Minta Hotspot

Rekaman video viral menunjukkan seorang pria melakukan onani di depan wanita di Tangerang Selatan. Korban membagikan hotspot sebelum kejadian.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Viral Pria Onani Depan Wanita di Tangsel, Modus Pura-pura Minta Hotspot
Foto: Detik

Jakarta -

Rekaman video viral menunjukkan seorang pria di kawasan Pondok Pinang, Tangerang Selatan melakukan perbuatan tak senonoh. Pelaku masturbasi di depan seorang wanita.

Korban seorang perempuan membagikan kisah tak mengenakan yang dialaminya itu melalui akun Threads. Mulanya, korban pulang kerja pada Kamis (15/10/2026) sore bertemu dengan pelaku di kawasan Bundaran Alam Sutera, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Pelaku saat itu duduk di motornya memelas meminta hotspot kepada korban dengan alasan hendak menghubungi seseorang. Karena merasa iba, korban pun membagikan hotspot kepada si pelaku.

Namun, tak berapa lama setelah korban membagikan hotspot, pelaku banyak bertanya-tanya hingga membuat korban risi. Korban kemudian syok saat pelaku melakukan onani di hadapannya.

Korban mengaku saat itu ketakutan. Namun ia sempat memberanikan diri memvideokan si pelaku sebagai bukti.

detikcom telah menghubungi pemilik akun untuk meminta konfirmasi lebih lanjut, namun hingga berita ini dimuat yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polres Tangsel Iptu Yani mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut. Namun ia memastikan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan satuan kerja lain untuk menyelidiki kejadian tersebut.

"Kami belum ada data terkait hal tersebut. Kami akan berkoordinasi dengan satuan kerja dan satuan fungsi yang membidangi untuk hal tersebut," kata Iptu Yuni saat dihubungi, Jumat (16/10).

Yuni mempersilakan korban membuat laporan untuk membuat terang peristiwa tersebut. Selain itu, warga yang juga menjadi korban pelecehan seksual dapat langsung menghubungi kepolisian.

"Jika ada informasi terkait bisa hubungi layanan kepolisian 110," katanya.

(tsy/mea)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.