Jakarta -
Wanita inisial SE menjadi korban pencurian motor (curanmor) oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial (medsos) di Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Pelaku bernama Sahroni ditangkap tim Polsek Cileungsi.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Seorang wanita di Bekasi menjadi korban pencurian motor oleh pria yang baru dikenal di medsos. Pelaku, Sahroni, ditangkap Polsek Cileungsi.
Jakarta -
Wanita inisial SE menjadi korban pencurian motor (curanmor) oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial (medsos) di Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Pelaku bernama Sahroni ditangkap tim Polsek Cileungsi.
"Betul. Pelaku yang diamankan atas nama Sahroni, kalau korbannya atas nama Septiani ya," kata Kapolsek Kompol Edison ketika dimintai konfirmasi, Senin (12/10/2026).
Edison menjelaskan, pelaku merupakan pria yang baru dikenal korban melalui aplikasi pertemanan di media sosial (medsos). Pelaku dan korban mengaku menjalin hubungan, hingga motor korban dibawa kabur saat bertemu di kawasan Bekasi, dua bulan lalu.
"Untuk modusnya dia (pelaku) kenalan di (medsos) aplikasi Omi. Dia pacaran, tetapi yang diincar bukan ceweknya, tapi barangnya. Ketika pacarnya (korban) lengah itu lah, lagi beli minuman, dia langsung bawa kabur motornya. TKP-nya di Summarecon Bekasi," kata Edison.
Edison mengatakan, pelaku ditangkap ketika korban datang untuk mencari motor miliknya setelah mengetahui Polsek Cileungsi menyita puluhan motor hasil penggelapan. Korban tidak menemukan motornya, namun sempat mengadukan kejadian yang dialami ke Kompol Edison.
"Korban ini cerita lah dengan saya, 'Pak, saya korban penggelapan juga Pak, motornya Genio. Tapi orangnya kabur udah 2 bulan. Terus kita ngobrol, minta nomor pelaku. Kemudian dilacak, kita cek dan buat janji (bertemu) dengan dia (pelaku) di Jakarta. Posisi dia di Tangerang. Akhirnya ditangkaplah oleh kita," cerita Edison.
"Kita konfirmasi kan, dia (pelaku) mengakui perbuatannya. Kita tanya, (dijawab) motornya sudah dijual ke Lampung," imbuhnya.
(sol/yld)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.