Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Zelensky Kunjungi Berlin, Bahas Penguatan Dukungan bagi Ukraina

Zelensky berkunjung ke Berlin pada Selasa (03/11) untuk melakukan pembicaraan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengenai penguatan dukungan bagi Ukraina.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Zelensky Kunjungi Berlin, Bahas Penguatan Dukungan bagi Ukraina
Foto: Detik

Berlin -

Kyiv tengah berupaya mendapatkan lebih banyak rudal pertahanan udara untuk mencegat serangan rudal balistik Rusia, serta dukungan bagi sektor energinya menjelang musim dingin. Kunjungan ini berlangsung sepekan sebelum perundingan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) bersama Ukraina dan Rusia di Abu Dhabi.

Apa saja yang menjadi agenda pembicaraan di Berlin?

Dukungan militer dan keuangan diperkirakan menjadi fokus utama pembicaraan tersebut. Ukraina membutuhkan lebih banyak rudal untuk sistem pertahanan udara, seperti Patriot buatan AS. Jerman sebelumnya telah memasok sistem Patriot yang menurut pemerintahnya masih dapat diberikan tanpa melemahkan kemampuan pertahanan udaranya sendiri.

"Isu-isu utama yang akan dibahas adalah koordinasi diplomatik kami — mengingat sejumlah pertemuan penting akan segera berlangsung — penguatan pertahanan udara, serta dukungan bagi sektor energi kami," tulis Zelenskyy melalui platform X.

Kunjungan tersebut, yang sebelumnya dirahasiakan demi alasan keamanan, bertepatan dengan pembukaan Konferensi Keamanan Berlin yang berlangsung selama dua hari.

Dukungan apa yang tengah diupayakan Ukraina?

Ukraina membutuhkan tambahan rudal untuk sistem pertahanan udara seperti Patriot buatan AS. Jerman, yang merupakan salah satu pendukung terbesar Ukraina dalam bidang militer, keuangan, dan kemanusiaan, sebelumnya telah memasok sistem Patriot yang menurut pemerintahnya masih dapat diberikan tanpa mengurangi kemampuan pertahanan negaranya sendiri.

Pada bulan Oktober, Zelenskyy menyampaikan kepada para pemimpin Uni Eropa (UE) bahwa Ukraina membutuhkan tambahan dana sebesar €70 miliar dari pemerintah negara-negara Eropa pada tahun depan.

Jerman juga berencana menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi negara-negara pendukung Ukraina pada pertengahan November. Pertemuan tersebut akan membahas dukungan lebih lanjut bagi Ukraina menjelang musim dingin.

Zelenskyy tiba di Berlin beberapa jam setelah Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina sepanjang malam dengan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak (drone).

Sedikitnya 73 orang terluka akibat serangan terhadap sebuah rumah sakit di Kota Kharkiv, Ukraina timur, menurut keterangan jaksa wilayah setempat. Mereka juga menyatakan bahwa sebanyak 226 pasien harus dipindahkan ke rumah sakit lain.

Bagaimana Berlin meningkatkan pengamanan?

Sekitar 3.400 personel kepolisian tambahan dikerahkan di Berlin untuk mengamankan kunjungan Zelenskyy sekaligus penyelenggaraan konferensi keamanan tersebut, menurut keterangan kepolisian.

Forum itu mempertemukan para pejabat Eropa dan pakar pertahanan, dengan perang Rusia di Ukraina menjadi salah satu agenda utama pembahasan.

Personel kepolisian dari berbagai wilayah di Jerman turut membantu operasi pengamanan tersebut. Sejumlah kawasan di distrik pemerintahan telah ditutup untuk umum. Petugas bersenjata ditempatkan untuk menjaga barikade, sementara satuan khusus kepolisian mengerahkan penembak jitu.

Sejumlah ruas jalan di Berlin bagian barat juga ditutup, termasuk kawasan di sekitar jalan perbelanjaan Kurfrstendamm.

Bagaimana kunjungan ini berkaitan dengan perundingan perdamaian?

Sesaat sebelum Zelenskyy diperkirakan tiba di Berlin, utusan khusus AS Steve Witkoff mengumumkan bahwa para penasihat dari Ukraina, Rusia, dan AS akan bertemu di Abu Dhabi pada 10 dan 11 November.

Pertemuan tersebut akan membahas jaminan keamanan pascaperang, langkah-langkah untuk meredakan ketegangan, serta bantuan kemanusiaan.

Utusan AS dijadwalkan membahas jaminan keamanan dan rekonstruksi Ukraina bersama perwakilan Eropa dan NATO di Brussels pada pekan ini.

Berlin memperkirakan perwakilan negara-negara Eropa juga akan hadir dalam pertemuan di Abu Dhabi. Namun, mereka kemungkinan tidak akan mendapatkan tempat di meja perundingan utama.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Ayu Purwaningsih

Editor: Rizki Nugraha

(nvc/nvc)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.