Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

1,5 Tahun Berlalu, Induk Harimau Sumatera Kembali Terekam Bareng 3 Anaknya

Mereka berkumpul di dekat bak penampungan air minum disediakan petugas.

Liputan 6 2 menit baca 0 komentar
1,5 Tahun Berlalu, Induk Harimau Sumatera Kembali Terekam Bareng 3 Anaknya
Foto: Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta - Momen langka kehidupan satwa liar kembali terekam di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Lampung. Seekor induk harimau Sumatera terlihat bersama tiga anaknya terpantau sempat mendatangi tempat penampungan air yang disediakan petugas untuk memenuhi kebutuhan minum satwa di tengah musim kemarau.

Menariknya, keluarga harimau Sumatera tersebut bukan kali pertama tertangkap kamera jebak. Mereka pernah terekam pada April 2025. Sekitar satu setengah tahun kemudian, pada Oktober 2026, induk harimau bersama ketiga anaknya kembali muncul dalam rekaman kamera saat minum dari bak penampung air.

Kemunculan kembali keluarga harimau itu menjadi momen menarik untuk mengamati kehidupan satwa liar yang menghuni kawasan konservasi tersebut.

Humas Taman Nasional Way Kambas, Riri Fitriandi mengatakan, bak penampung air yang terlihat dalam rekaman tersebut tidak dikhususkan untuk harimau Sumatera. Fasilitas itu disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air berbagai jenis satwa liar di kawasan TNWK.

"Ketersediaan air merupakan salah satu kebutuhan penting bagi kelangsungan hidup satwa liar," kata Riri dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (29/10/2026).

Menurut Riri, bak penampung air ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur perlintasan satwa.

"Penyebarannya mencakup berbagai zona di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Pengisian air dilakukan secara manual oleh petugas," ungkapnya.

Bak-bak tersebut tersebar di sejumlah lokasi di kawasan TNWK yang memiliki luas sekitar 125.000 hektare.

Riri menjelaskan, petugas biasanya melakukan pengisian air dengan rentang waktu sekitar dua minggu. Penyediaan bak air ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan satwa liar tetap memiliki akses terhadap sumber air, terutama ketika kondisi lingkungan mengering.

 

Habitat Beragam Satwa Langka

Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Lampung yang menjadi habitat berbagai satwa liar dilindungi. Selain harimau Sumatera, kawasan ini juga menjadi tempat hidup gajah Sumatera, badak Sumatera, tapir, dan beruang.

"Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting bagi kelangsungan hidup satwa-satwa di TNWK, terlebih ketika musim kemarau berlangsung dan sumber air alami berpotensi berkurang," katanya.

Di tengah ancaman kekeringan dan potensi dampak fenomena El Nino, penyediaan sumber air di sejumlah titik strategis diharapkan membantu satwa liar memenuhi kebutuhan dasarnya.

Tangkapan layar kemera jebak di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Lampung memperlihatkan induk harimau Sumatera dan 3 anaknya sedang minum di bak air. (Dok. Humas TNWK)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.