Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Trump menyebut pemilu sela tahun ini "paling penting" sepanjang hidupnya. Partai Arab Israel menyerukan oposisi menyatukan kekuatan demi melengserkan Netanyahu.

Detik 4 menit baca 0 komentar
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Foto: Detik

Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pemilu sela pada 3 November sebagai yang "paling penting" sepanjang hidupnya. Pemimpin partai Arab Israel mengatakan sudah saatnya oposisi menerima "realitas politik" dan menyatukan kekuatan demi melengserkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

Partai Republik, yang menaungi Trump, berpotensi kehilangan kendali atas Kongres AS dalam pemilu sela. Berbagai prediksi menunjukkan potensi kemenangan besar bagi Partai Demokrat, yang dapat mengubah dinamika dua tahun terakhir masa jabatan Trump.

Sementara itu, Ketua Joint List, Yousef Jabareen, menyebut perolehan suara partai-partai Arab dalam pemilu tahun ini "adalah hal yang menghalangi Netanyahu untuk merayakan kelanjutan pemerintahannya".

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (3/11/2026):

- AS Gempur Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Klaim Serangan 'Defensif'

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terbaru terhadap Pulau Qeshm milik Iran, yang terletak di jalur perairan strategis Selat Hormuz. Seorang pejabat Washington mengklaim serangan itu sebagai "langkah defensif" dan tidak menandai dimulainya kembali operasi militer berskala besar.

Serangan terbaru AS itu, seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (3/11/2026), dikonfirmasi oleh seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya. Laporan soal serangan terhadap Pulau Qeshm itu awalnya disampaikan oleh media terkemuka AS, Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sejumlah pejabat Washington yang juga tidak disebutkan namanya.

Sejumlah pejabat Washington, yang dikutip WSJ dalam laporannya, menyebutkan bahwa serangan terhadap Qeshm, pulau terbesar di Selat Hormuz, merupakan rangkaian serangan terbatas yang dilancarkan secara diam-diam oleh AS terhadap Iran dalam beberapa pekan terakhir.

- Semenanjung Korea Makin Tegang, Korut Uji Tembak Rudal Jelajah Strategis

Korea Utara (Korut) melakukan uji tembak sejumlah rudal jelajah strategis dari wilayahnya. Langkah ini menjadi aksi pamer kemampuan persenjataan terbaru di tengah ketegangan yang semakin meningkat di Semenanjung Korea.

Uji tembak melibatkan rudal jelajah ini, seperti dilansir AFP, Selasa (3/11/2026), dilakukan pada Senin (2/11) waktu setempat, sehari setelah Pyongyang menguji coba hulu ledak bom klaster.

Aktivitas uji coba senjata ini dilakukan Korut saat ketegangan dengan Korea Selatan (Korsel) masih tinggi menyusul ledakan ranjau di sepanjang perbatasan kedua negara yang dijaga ketat, yang melukai sedikitnya tiga tentara Korsel.

- Trump Sebut Pemilu Sela AS Tahun Ini 'Paling Penting' dalam Hidupnya

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pemilu sela pada 3 November, di mana Partai Republik berpotensi kehilangan kendali atas Kongres AS, sebagai yang "paling penting" sepanjang hidupnya.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam kampanye terakhir menjelang pemilu sela, yang digelarnya di Washington DC pada Senin (2/11) waktu setempat. Kampanye itu digelar bersamaan dengan pembukaan kembali Lincoln Memorial Reflecting Pool yang renovasinya sempat menuai masalah.

Berbagai prediksi menunjukkan potensi kemenangan besar bagi Partai Demokrat dalam pemilu sela AS, yang dapat mengubah dinamika dua tahun terakhir masa jabatan Trump.

- Israel Siaga Tinggi Jelang Pemilu Sela AS

Israel berada dalam status siaga militer tertinggi menjelang pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada 3 November waktu AS. Hal ini di tengah kekhawatiran dilanjutkannya kembali perang dengan Iran.

Warga Amerika akan mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS) pada Selasa (3/11) waktu AS untuk pemilu sela yang berlangsung di tengah masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump, yang dinaungi Partai Republik.

Pemilu sela ini akan memperebutkan seluruh 435 kursi DPR AS, 35 kursi Senat -- dari total 100 kursi, dan jabatan Gubernur untuk 36 negara bagian AS, selain ribuan posisi di level lokal dan berbagai usulan kebijakan yang akan ditentukan melalui pemungutan suara.

- Partai Arab Israel Serukan Oposisi Bersatu Demi Lengserkan Netanyahu

Pemimpin partai dengan mayoritas anggota Arab terbesar dalam parlemen Israel mengatakan bahwa sudah saatnya bagi anggota oposisi untuk menerima "realitas politik" dan menyatukan kekuatan untuk melengserkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

Ketua Joint List, Yousef Jabareen, seperti dilansir AFP, Selasa (3/11/2026), menekankan soal hasil pemilu legislatif pada 27 Oktober lalu, yang tidak memberikan kemenangan mutlak bagi kubu politik mana pun.

Koalisi Netanyahu meraih total 53 kursi parlemen atau Knesset, dari total 120 kursi yang diperebutkan. Sedangkan koalisi oposisi memperoleh total 48 kursi parlemen. Keduanya masih jauh dari ambang batas mayoritas 61 kursi untuk bisa memegang kendali atas parlemen dan membentuk pemerintahan baru.

(nvc/nvc)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.