Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Australia Kirim Hercules untuk Padamkan Karhutla, Pakai Lanud Dhomber Balikpapan

Pesawat C-130 Hercules dari Australia bantu pemadaman karhutla di Kalimantan Timur, TNI AU dukung dari Lanud Dhomber Balikpapan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Australia Kirim Hercules untuk Padamkan Karhutla, Pakai Lanud Dhomber Balikpapan
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Sejak Jumat (6/11) hingga kamis (12/11) mendatang, Pesawat C-130 Hercules dari Australia membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim). 

Lanud Dhomber di Balikpapan menjadi base operasi selama pesawat angkut berat milik Australia tersebut melaksanakan operasi pemadaman karhutla di Kaltim. 

”Lanud Dhomber Balikpapan menyiapkan Base Ops sebagai pangkalan siaga bagi armada dan personel Australia sebelum menjalankan misi pemadaman di sejumlah wilayah terdampak,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Feri Yunaldi dalam keterangan resmi, Sabtu (7/11).

Dalam operasi bantuan kemanusiaan tersebut, Australia mengerahkan pesawat C-130 Large Air Tanker milik NSW Rural Fire Service Australia, satu pesawat pengarah Cessna Citation, serta 20 personel ahli pemadaman kebakaran.

Pengerahan bantuan sudah melalui asesmen teknis bersama BNPB dan instansi terkait, menyyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Komandan Lanud Dhomber Balikpapan Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Australia.

Menurut dia, kehadiran armada pemadam udara tersebut menjadi tambahan kekuatan dalam menangani karhutla yang masih berlangsung di Kaltim.

”C-130 Large Air Tanker memiliki kapasitas menjatuhkan hingga 15.000 liter air dalam satu sorti dan mampu mendistribusikan lebih dari 100.000 liter air per hari. Kemampuan tersebut diharapkan memperluas jangkauan pemadaman dan mempercepat penanganan kebakaran di wilayah terdampak,” terang dia.

Sebelumnya, Operasi pemadaman karhutla di Samarinda, Kaltim, menggunakan bantuan pesawat angkut berat C-130 Hercules milik Australia sudah berjalan pada Jumat (6/11).

Pesawat tersebut tercatat melakukan tiga kali water bombing atau penjatuhan air di titik karhutla. 

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.