JAKARTA, iNews.id -Industripipa seamless nasional disebut menghadapi ancaman akibat derasnya produk impor yang masuk ke pasar domestik. Jika kondisi ini terus berlanjut, produsen dalam negeri khawatir gulung tikar dan ribuan pekerja kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Direktur PT Indo Sino Internasional, Michael Johan Gary, meminta pemerintah menghentikan pemberian fasilitas Masterlist (pembebasan bea masuk) dan kuota impor pipa seamless kepada perusahaan pengulir dan Heat Treatment Processor. Dia menilai, kebutuhan pipa seamless sebenarnya sudah bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri.
"Produsen pipa seamless nasional lama-lama akan bangkrut. Kalau bangkrut, berarti PHK ribuan karyawan. Belum lagi kredit macet di perbankan nasional. Ini sangat meresahkan," kata Michael dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).