Jakarta -
BNPB melaporkan banjir terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh dan Sumatera Utara. Ada ribuan warga yang terdampak banjir tersebut.
Berdasarkan data BNPB yang dikutip Jumat (30/10/2026), banjir di Sumut terjadi di Langkat dan Mandailing Natal (Madina). Wilayah terdampak banjir itu didasarkan pada data pada Rabu (28/10) dan Kamis (29/10).
"Adapun dampak 691 KK di Kabupaten Langkat yang disebut berikut merujuk pada laporan Rabu (28/10)," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangan tertulis.
Berikutnya, banjir di Mandailing Natal berdampak setidaknya di dua desa, yakni Desa Binanga, Kecamatan Huta Bargot, dan Desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara. Banjir dipicu luapan Sungai Simalagi akibat hujan deras pada Rabu (28/10).
Banjir menyebabkan 32 unit rumah terendam dan satu fasilitas ibadah terdampak. Banjir juga sempat melumpuhkan jalan sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Banjir juga sempat terjadi di Asahan, tepatnya di Desa Sei Silau Tua dan Desa Bangun Sari di Kecamatan Setia Janji. Banjir mulai merendam rumah warga sejak Selasa (27/10) dengan ketinggian air 30 hingga 80 cm.
Sebanyak 3.610 jiwa terdampak dengan rincian 2.910 jiwa terdampak di Desa Sei Silau Tua dan 700 jiwa terdampak lainnya berada di Desa Bangun Sari.
Selain itu, banjir juga terjadi di Kota Medan. Banjir merendam permukiman warga, salah satunya di Kampung Aur.
Banjir di Langkat (dok. BNPB) |
Banjir di Aceh
Selain di Sumut, banjir juga melanda wilayah Aceh Selatan, tepatnya di Gampong Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu Kecamatan Trumon Tengah. Banjir dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Aceh Selatan pada Rabu (28/10) sehingga menyebabkan Sungai Lae Soraya dan Kruen Trumon Raya meluap.
Banjir juga terjadi di Kota Subulussalam, Aceh. Banjir berdampak pada 1.985 KK dengan 177 rumah terendam..
BNPB meminta warga waspada terhadap bibit siklon tropis 91B yang terbentuk pada Kamis (29/10) pukul 01.00 WIB di Laut Andaman, sebelah utara Aceh. Bibit siklon itu berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di Aceh dan Sumatera Utara, serta gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Selat Malaka bagian utara.
(haf/imk)