Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Bejatnya Ortu di Jaksel Benamkan Bayi di Ember Toilet Berulang Kali

Dua orang tua, AR dan JM, ditangkap setelah membunuh bayi mereka berusia 20 bulan di toilet umum Kebayoran Lama, Jakarta. Motifnya adalah masalah ekonomi.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Bejatnya Ortu di Jaksel Benamkan Bayi di Ember Toilet Berulang Kali
Foto: Detik

Jakarta -

Tindakan keji orang tua inisial AR (22) dan JM (19) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan membunuh bayi mereka yang berusia 20 bulan. Keduanya menenggelamkan bayinya berulang kali ke dalam ember di sebuah toilet umum.

Keduanya, AR yang merupakan ayah tiri korban dan JM yang merupakan ibu kandung korban membunuh bayinya pada Sabtu (31/10) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jasad korban kemudian dibuang di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Kedua pelaku mengaku membunuh korban karena tidak sanggup membiayai anaknya. Nahas, anak bontot menjadi korban kekejian keduanya.

"Terkait anak tersebut, itu dibunuh oleh kedua orang tuanya, yaitu ibu kandungnya dan ayah tirinya. Itu kejadiannya itu motif karena ekonomi, mereka tidak mampu," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam, kepada wartawan, Senin (2/11).


Ortu Jadi Tersangka

Polisi menetapkan dua pelaku sebagai tersangka kasus pembunuhan bayi berusia 20 bulan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Keduanya adalah ayah tiri korban berinisial AR (22) dan ibu kandung korban berinisial JM (19).

"Sudah jadi tersangka," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam saat dihubungi wartawan, Senin (2/11).

Keduanya dijerat dengan Pasal 76 c juncto 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan/atau Pasal 458 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Rekonstruksi kasus ortu bunuh bayi 20 bulan di toilet umum di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2026).Rekonstruksi kasus ortu bunuh bayi 20 bulan di toilet umum di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2026). (dok. Istimewa)


Korban Ditenggelamkan dalam Ember

Momen keji pasutri AR dan JM membunuh bayi terungkap dalam reka ulang polisi. Dalam reka ulang tersebut, pelaku AR memperagakan dirinya berulang kali menenggelamkan korban ke dalam ember berisi air.

"Satu, dua, tiga (ditenggelamkan), udah gini saya sedot lagi. Di sini belum muntah-muntah, di sana baru muntah-muntah," kata AR dalam video rekonstruksi yang dilihat, Senin (2/11).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (31/10) di toilet umum, Pasar Kebayoran Lama, Jaksel. Kedua pelaku memilih si bontot untuk dieksekusi. Diketahui mereka memiliki dua anak.


Jasad Korban Dibawa ke Benhil dan Dibuang

Setelah memastikan korban tewas, keduanya kemudian memesan taksi online untuk membuang jasad. Mereka sempat turun di daerah Palmerah, Jakarta Barat.

"Lalu untuk kejadiannya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama. Nah, setelah itu kedua orang tua itu atau pelaku memesan Grab, turun di Palmerah," ungkapnya.

Kedua pelaku sempat berjalan kaki hingga Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan menemukan lahan kosong. Di situ, mereka mengubur korban dibalut kantong kresek.

Polisi mengungkap alasan keduanya tega membunuh korban. Kedua pelaku membunuh lantaran tak sanggup membiayai anak.

"Terkait anak tersebut, itu dibunuh oleh kedua orang tuanya, yaitu ibu kandungnya dan ayah tirinya. Itu kejadiannya itu motif karena ekonomi, mereka tidak mampu," ujarnya.

(mea/rfs)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.