Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Bendung Karian Lebak Menyusut, 'Kampung Hilang' Kini Bisa Dipijak

Bendung Karian di Lebak menyusut. Kampung Somang yang sebelumnya tenggelam kini bisa dipijaki.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Bendung Karian Lebak Menyusut, 'Kampung Hilang' Kini Bisa Dipijak
Foto: Detik

Jakarta -

Bendung Karian di Kabupaten Lebak, Banten, semakin menyusut. Kondisi itu membuat kawasan Kampung Somang yang sebelumnya tenggelam kini bisa diakses dan diinjak.

Salah seorang warga sekitar Bendung Karian, Maman, menyampaikan kondisi bendung sudah sangat surut dibandingkan pada Juli lalu. Bahkan, Masjid Al Mujahidin yang sebelumnya setengah tenggelam kini bisa dikunjungi.

Maman pun mengirimkan video kondisi terkini Kampung Somang, khususnya Masjid Al Mujahidin. Area sekitar masjid sudah bisa diinjak, bahkan telah ditumbuhi rumput.

Maman dan teman-temannya membuat jembatan sederhana dari rakit yang disatukan. Jembatan itu memudahkan warga melintas melewati 'kampung tenggelam'.

"Sudah satu bulan seperti ini," kata Maman, Kamis (29/10/2026).

Warga sebelumnya membutuhkan rakit bermesin untuk menyeberangi bendung. Kini, empat rakit disambung menjadi jembatan.

"Makin surut sekarang, penyeberangan nggak pakai mesin. Rakit disambung di dekat masjid. Paling cuma 60 meter," ujar Maman.

Maman menyebut kondisi ini serupa dengan keadaan sebelum Bendung Karian dibangun dan kampung ditenggelamkan.

"Dulu ya seperti ini. Yang sekarang masih ada air itu dulunya sungai," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPB Karian Vita Ariesta Fitriana menyebut penurunan elevasi muka air waduk disebabkan kurangnya debit air yang masuk dari hulu selama musim kemarau. Sementara itu, waduk harus tetap beroperasi untuk mendukung Daerah Irigasi Ciujung menjelang musim tanam I pada awal November 2026.

"Penyusutan yang terjadi selalu dipantau oleh Unit Pengelola Bendungan. Elevasi tinggi muka air saat ini berada di +62,6 mdpl. Jika dibandingkan dengan Rencana Tahunan Operasi Waduk 2025/2026, ini adalah normal karena masih berada di Batas Operasi Normal Atas (BON A)," ujarnya saat dihubungi terpisah.

Tiga kampung yang kembali terlihat adalah Kampung Somang, Kampung Bondol, dan Kampung Taganjing. Elevasi kampung-kampung tersebut berada pada kisaran +62 hingga +75 mdpl.

"Desa Somang berada di daerah hulu, di elevasi antara +62 s.d. +75 mdpl, sehingga penurunannya akan terlihat lebih jelas dibandingkan dengan daerah lainnya," katanya.

(aik/dek)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.