Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Berangkat dari Data, JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 Dorong Jatim Kokoh Bergerak Bersama

JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 memperkuat pembangunan berbasis data di Jawa Timur melalui penghargaan untuk kabupaten dan kota berprestasi.

Jawa Pos 1 menit baca 0 komentar
Berangkat dari Data, JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 Dorong Jatim Kokoh Bergerak Bersama
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com — JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 menjadi momentum memperkuat pembangunan berbasis data di Jawa Timur melalui apresiasi kepada kabupaten dan kota berprestasi.

Digelar di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026) malam, penghargaan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tersebut dihadiri 33 bupati dan wali kota dari berbagai daerah.

Acara berlangsung semarak dengan mempertemukan para kepala daerah, pemangku kebijakan, dan sejumlah tokoh penting di Jawa Timur.

Kehadiran mereka mencerminkan semangat bersama untuk menjadikan data sebagai fondasi pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 bukan sekadar panggung pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang mencatatkan prestasi.

Ajang tersebut juga menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya capaian pembangunan yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sejumlah pejabat turut menghadiri acara tersebut, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Hadir pula CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar Satria Perdana yang menegaskan pentingnya menjadikan prestasi daerah sebagai inspirasi pembangunan.

Selain itu, terlihat anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso, serta perwakilan Kodam V/Brawijaya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan dukungan lintas sektor terhadap upaya membangun Jawa Timur melalui pendekatan berbasis data.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.