JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bereaksi keras setelah namanya dikaitkan dengan kasus dugaan penyadapan ilegal Presiden Prabowo Subianto. Dia membantah tudingan sempat menggelar pertemuan rahasia dengan sejumlah jenderal polisi sebelum penangkapan terkait skandal tersebut.
Bahlil bahkan mengancam akan melayangkan somasi kepada pihak yang menyebarkan tudingan tersebut. Dia menegaskan tidak akan tinggal diam jika namanya terus diseret dalam isu yang dinilai berbahaya dan mencemarkan nama baik.
Bahlil mengaku baru mengetahui namanya dikaitkan dengan kasus tersebut setelah mendarat dari penerbangan pagi. Dia dituding sebagai ketua umum partai yang bertemu sejumlah perwira tinggi polisi tiga jam sebelum mereka diamankan.