Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

DPW PPP di Papua Raya Desak Mardiono Dicopot dari Jabatan Ketum PPP

Kondisi internal PPP memanas, DPW Papua Raya desak pencopotan Mardiono, resah kader akibat konflik yang berkepanjangan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
DPW PPP di Papua Raya Desak Mardiono Dicopot dari Jabatan Ketum PPP
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Konflik internal PPP yang melibatkan kubu Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto kini memantik suara dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Papua Raya.

Mereka kompak menyuarakan pencopotan Mardiono dari jabatan ketua umum (ketum) PPP.

Menurut Ketua DPW PPP Papua Tengah Freny Anouw desakan itu bulat disampaikan DPW PPP di Papua Raya yang meliputi enam provinsi di tanah Papua.

Dia mengklaim pihaknya kecewa dan merasa malu atas kepemimpinan DPP PPP yang terus memelihara konflik hingga merembet ke daerah. Freny menilai, konflik tersebut sudah mengganggu soliditas organisasi.

Padahal sebagai partai berasas Islam tertua di Indonesia, PPP seharusnya menjadi rumah perjuangan yang menjaga persatuan kader. Namun, kondisi internal partai saat ini justru semakin tidak terkendali.

”Kami ini di Papua Raya memang belum tahu kondisi persisnya, tetapi kegaduhan PPP di Jawa sudah sampai ke Papua Raya. Kami semua kecewa dan malu. Partai yang asasnya Islam, partai Islam tertua di Indonesia, kok bisa menjadi kacau dan rusak begini,” ungkap Freny kepada awak media pada Sabtu (7/11).

Sebelum konflik internal tersebut kembali mencuat, Freny mengaku pihaknya sempat berharap besar terhadap Mardiono.

Pimpinan PPP di Papua Raya optimis Mardiono bisa membawa stabilitas dan memperkuat partai. Sayangnya, kenyataan yang terjadi malah sebaliknya.

”Awalnya kepemimpinan Pak Mardiono kami kira akan baik-baik saja. Tetapi sekarang kok jadi rusak  begini,” sesalnya.

DPW PPP di Papua Raya juga mempertanyakan pemberhentian sejumlah pengurus DPW dan DPC di wilayah Papua Raya.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.