JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlahan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari jutaan anak sekolah di Indonesia. Selama dua tahun pelaksanaannya, makanan yang dibagikan di sekolah tak hanya mengubah rutinitas makan siswa, tetapi juga memengaruhi kebiasaan keluarga dalam menyiapkan bekal dan mengatur uang jajan anak.
Di balik ribuan ompreng yang tersaji setiap hari, muncul pertanyaan lebih besar: sejauh mana kebiasaan baru ini berdampak terhadap pemenuhan gizi anak dan kesejahteraan keluarga?
___
BAGI pihak sekolah, kehadiran MBG memberikan dampak yang signifikan selama dua tahun ini. Bukan hanya sekadar pemenuhan gizi siswa, MBG juga dinilai membantu meringankan beban orang tua untuk menyiapkan makanan bergizi untuk anaknya.
"Alhamdulillah, sepanjang yang saya tahu program MBG sangat berdampak baik dan signifikan bukan hanya untuk siswa tetapi bagi orang tua juga sangat merasa terbantu dengan adanya program MBG ini," kata Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fath Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Palahudin Tasdik kepada JawaPos.com, Senin (26/10).
Meski demikian, program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini juga tak luput dari kekurangan. Beberapa hal seperti seringnya makanan datang terlambat menjadi kendala yang kerap dialami pihak sekolah.
Kondisi itu menjadi kendala lantaran banyak insiden keamanan pangan di berbagai daerah terjadi karena makanan dibagikan terlalu lama setelah dimasak.
"Masalah waktu kedatangan MBG saja yang terkadang datang siang walaupun tidak sering akan tetapi sudah pada nunggu oleh anak anak dan insyaAllah kami pun paham dan mengerti tentang hal itu," kata dia. Meski demikian, hingga kini Palahudin memastikan belum pernah ada insiden keamanan pangan di sekolahnya.
Di tengah upaya BGN melakukan uji coba skema MBG Prasmanan di sejumlah sekolah, Palahudin mengaku skema tersebut belum dilaksanakan di sekolahnya. Metode pembagian ompreng masih menjadi rutinitas sehari-hari.
Kendati program MBG dihujani kritik dari masyarakat, Palahudin berharap pemerintah terus menampung masukan serta meningkatkan pelayanan MBG dengan baik ke depannya. Ia berharap program MBG berjalan terus.
"Harapannya semoga program MBG ini bisa terus berlanjut dengan pelayanan yang tentunya semakin baik," katanya.