Makassar, CNN Indonesia --
Bayi berusia satu tahun, Nakla Syafira meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Andi Sulthan Daeng Raja, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa Nakla yang meninggal akibat selama 10 hari tidak mendapatkan asupan makanan dan susu itu viral di media sosial.
"Iya, bayi Nakla Syafira meninggal Kamis (29/10) sekitar pukul 03.00 WITA, tadi subuh. Setelah menjalani perawatan medis," kata Ketua RW di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Rahmi Amrahi saat dikonfirmasi, Kamis (29/10).
Rahmi menerangkan bahwa bayi tersebut sempat menjalani perawatan medis selama 9 hari di ruangan ICU RSUD setelah Nakla tidak mendapatkan asupan makanan dan susu selama 10 hari akibat penyakit yang dialaminya.
"Jadi keluarga bayi ini bukan tidak ada (makanan), karena baru-baru juga saya berikan bantuan dari Bulog. Tapi, sakit, bahkan bayi ini sempat demam dan kejang saat berada di rumah," ungkapnya.
Kondisi Nakla diketahui kritis setelah neneknya datang meminta pertolongan. Kemudian Nakla langsung dilarikan ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan medis.
"Ketika tidak bisa dia tangani sendiri, baru dia sampaikan ke saya kalau cucunya sakit. Kemudian saya langsung ambil dan bawa ke rumah sakit," jelasnya.
[Gambas:Video CNN]
Rahmi menerangkan bahwa bayi tersebut diasuh oleh neneknya dengan kondisi tergolong tidak mampu yang sehari-hari mencari penghasilan tambahan dengan mengumpulkan kerang atau sisa gabah seusai panen untuk dikeringkan dan dijual.
"Kalau mamanya itu kasihan, biasa cari kerang atau kalau ada bekas potong padi orang yang tertinggal, dikumpulkan baru dijemur di pabrik. Hanya itu penghasilannya," katanya.
Terpisah, Kabid Humas Dinas Kominfo Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengklaim bahwa kasus ini tidak ada berkaitan dengan persoalan ekonomi. Namun, murni bayi tersebut mengalami sakit.
"Iya bukan persoalan ekonomi, meski memang neneknya tergolong orang miskin. Nakla tidak makan atau tidak bisa minum susu karena sakit, bukan karena tidak ada makanan atau tidak ada susu disiapkan. Makanya dikatakan tidak bisa makan dan minum susu," kata Andi Ayatullah kepada CNNIndonesia.com.
Berdasarkan keterangan dari nenek korban, kata Andi, bayi tersebut mengalami sakit hingga tidak bisa makan dan minum susu setelah terjatuh.
"Dia tidak bisa minum susu karena sakit. Informasi dari neneknya karena Nakla pernah jatuh," ungkapnya.
Andi Ayatullah menuturkan bahwa Nakla dirawat oleh neneknya setelah ibunya meninggal dunia usai melahirkan Nakla.
"Diasuh sama neneknya karena ibunya meninggal beberapa hari setelah Nakla lahir. Sementara ayahnya bekerja di luar Bulukumba. Nenek dari ayahnya," jelasnya.
Akibat viralnya video tersebut, kata Andi, pihak ayah Nakla mendapat kritikan karena dianggap tidak mampu membiayai anaknya.
"Justru ketika Nakla ini viral, ayahnya keberatan, karena dianggap tidak mampu menghidupi anaknya," pungkasnya.
(mir/dal)