CIREBON, iNews.id - Kebakaran melanda gudang penyimpanan kayu milik pabrik furnitur ekspor di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026) sore. Api dengan cepat membesar hingga meruntuhkan sebagian atap gudang dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp750 juta.
Kebakaran bermula ketika kepulan asap muncul dari tumpukan kayu di bagian belakang pabrik. Api kemudian membesar dan sulit dikendalikan karena banyaknya material yang mudah terbakar serta embusan angin kencang.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke tumpukan kayu lainnya. Sebanyak enam unit kendaraan pemadam dan 30 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.
Petugas berjibaku selama hampir tiga jam hingga akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman juga dibantu alat berat berupa forklift untuk memindahkan tumpukan kayu ke tempat yang lebih aman.
"Kerugian menurut pihak CV sekitar Rp750 juta," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana.Â
Berdasarkan dugaan awal, api kemungkinan berasal dari korsleting listrik pada exhaust fan yang berada tepat di atas tumpukan kayu. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Editor: Kurnia Illahi