Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Gus Yasin Buka Suara Usai Dicopot Mardiono dari Posisi Sekjen PPP

Gus Yasin merespons pencopotannya sebagai Sekjen PPP oleh Mardiono. Ia mengaku belum menerima surat resminya.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Gus Yasin Buka Suara Usai Dicopot Mardiono dari Posisi Sekjen PPP
Foto: Detik

Jakarta -

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, merespons keputusan Ketua Umum PPP Mardiono yang mencopotnya. Ia mengaku baru mengetahui informasi itu dari berita di media.

"Itu masih belum saya terima surat pencopotannya sampai saat ini, baru di media semuanya," kata Gus Yasin di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, dilansir detikJateng, Selasa (3/11/2026).

Gus Yasin mengatakan jika ada pemberhentian, maka harus ada surat pemberitahuan kepada berbagai pihak yang diberhentikan. Menurutnya, nama lain yang dicopot pun belum menerima surat resmi.

"Kalau ada pencopotan harusnya ada pemberitahuan dari pengurus ke kami, yang ada tiga nama yang dicopot. Ini belum terima," ungkap Gus Yasin yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Gus Yasin juga merespona alasan pemberhentiannya yang disebut tak pernah aktif dalam kegiatan organisasi. Tak menjawab secara gamblang, namun ia mengaku kerap hadir di berbagai kegiatan partai.

"Kalau itu, tanyakan saja kepada kawan-kawan aktif atau nggak. (Tapi selama ini aktif tidak?) Kan saya diundang partai datang. Kegiatan-kegiatan masih sering datang," ucapnya.

"(Apakah kecewa dengan kabar ini?) Kita ikuti saja ya. Yang jelas saya belum menerima dari pengurus DPP secara resmi," lanjutnya.

Gus Yasin juga membantah pernyataan Mardiono yang menuding dirinya berusaha menjegal acara Mukernas di Sulawesi Selatan, dengan mengirim surat ke Polda Sulawesi Selatan agar acara Mukernas diberhentikan.

"Nggak ada laporan. (Apakah akan memicu keretakan lagi dengan penonaktifan ini?) Ya, semoga ada titik temu lah biar bisa kumpul lagi," ucapnya.

Baca selengkapnya di sini.

(eva/gbr)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.