Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Herri Pras Sudah Minta Maaf, tapi Minta Laporan Polisi Soal Digeruduk Atlet MMA Tetap Dilanjut

Herri Pras meminta kepolisian memproses laporan dugaan tindak pidana terhadap dirinya secara profesional dan objektif tanpa tekanan dari pihak luar yang dapat memengaruhi proses penyelidikan kasus tersebut.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Herri Pras Sudah Minta Maaf, tapi Minta Laporan Polisi Soal Digeruduk Atlet MMA Tetap Dilanjut
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Konten kreator, Herri Pras akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Ustaz Abdul Somad (UAS) setelah kediamannya di Kabupaten Bogor didatangi petarung MMA Yudi Cahyadi bersama sejumlah orang. 

Herri mengakui keliru menggunakan cara penyampaian yang terlalu keras dan berapi-api ketika membuat video kritik maupun bantahan terhadap UAS maupun UAH.

"Pertama-tama di video ini saya ingin mengucapkan permohonan maaf kepada Prof. Adi Hidayat, terhadap UAS, dan terhadap seluruh elemen masyarakat atas kegaduhan yang terjadi ini," ujar Herri di kanal YouTube-nya, dikutip Kamis (5/11).

Ia mengakui cara penyampaian kritik yang digunakannya selama ini tidak tepat. Menurut Herri, kritik dan bantahan yang seharusnya disampaikan dengan tenang justru dibawakan menggunakan nada keras dan berapi-api.

"Saya mengakui keliru menggunakan cara yang terlalu keras dan berapi-api ketika memberikan atau membuat video kritikan dan bantahan terhadap tokoh-tokoh yang saya anggap salah. Sehingga nilai bantahan yang seharusnya sampai dengan tenang malah sebaliknya," katanya.

Herri pun menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan dan kesalahan yang dilakukan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

"Maka daripada itu saya mengucapkan minta maaf atas kekhilafan dan kesalahan saya baik yang secara sengaja ataupun tidak sengaja," tuturnya.

Digeruduk Petarung MMA

Permintaan maaf Herri muncul setelah polemik pernyataannya terhadap sejumlah ulama menjadi sorotan. Petarung MMA Yudi Cahyadi sebelumnya mendatangi rumah Herri Pras di Kabupaten Bogor bersama sejumlah orang.

Yudi mengaku kedatangannya dipicu oleh konten Herri yang dinilainya mencela dan menghina ulama, di antaranya Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, Tuan Guru Bajang, serta Habib Umar bin Hafiz.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.