Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Ibas Tekankan Pentingnya Irigasi demi Produktivitas & Kesejahteraan Petani

Ibas, menekankan pentingnya irigasi untuk produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Ia dorong kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan.

Detik 5 menit baca 0 komentar
Ibas Tekankan Pentingnya Irigasi demi Produktivitas & Kesejahteraan Petani
Foto: Detik

Jakarta -

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Langkah tersebut untuk mendukung produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikannya hari ini saat menghadiri kegiatan program irigasi melalui Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Berkesi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan irigasi merupakan salah satu infrastruktur penting bagi keberlanjutan sektor pertanian, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca, kekeringan, dan potensi gagal panen. Menurutnya, ketersediaan air yang memadai akan membantu petani mempertahankan produktivitas lahan, menjaga kualitas hasil panen, serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

"Kita ingin para petani terus dapat menanam, baik padi maupun tanaman lainnya. Karena itu, infrastruktur irigasi harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kehidupan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Ibas dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah serta keterlibatan berbagai pihak dalam memperjuangkan program irigasi bagi kelompok tani di wilayah Grobogan. Ibas juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mengawal program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program P3-TGAI menjadi salah satu upaya mendukung kebutuhan air bagi kelompok-kelompok tani melalui pembangunan atau peningkatan jaringan irigasi. Dalam sambutannya, Ibas juga menyoroti pentingnya keberadaan pompa air yang dapat menunjang pengairan lahan pertanian, khususnya ketika pasokan air berkurang pada musim kemarau.

Ibas berpesan agar jaringan irigasi dan fasilitas pompa air yang tersedia dirawat serta dimanfaatkan secara optimal. Pengaturan distribusi air secara bergiliran dan kesepakatan antarkelompok tani, khususnya saat musim kemarau, perlu dijalankan agar kebutuhan air dapat dipenuhi secara adil dan tidak menimbulkan persoalan di antara petani.

Ibas juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca, termasuk ancaman El Niño yang dapat memicu musim kemarau berkepanjangan. Di sisi lain, curah hujan tinggi dan banjir juga dapat mengganggu lahan pertanian hingga menyebabkan gagal panen.

Karena itu, ia berharap dukungan infrastruktur pengairan dapat membantu petani menghadapi berbagai tantangan dan menjaga keberlangsungan kegiatan tanam.

Menurut Ibas, keberadaan irigasi harus diikuti dengan pengelolaan yang baik, kedisiplinan dalam bekerja, serta kekompakan antarpetani. Ia mendorong kelompok tani untuk saling berkoordinasi dalam memanfaatkan air, menjaga fasilitas yang tersedia, dan tetap bersemangat mengolah lahan meskipun menghadapi tantangan alam.

Ia juga mengajak petani untuk terus bekerja keras meningkatkan kualitas hasil pertanian. Dengan dukungan sarana produksi, pengairan yang memadai, serta kerja sama yang baik, produktivitas pertanian di Grobogan diharapkan terus meningkat dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kelompok turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan program irigasi yang diperjuangkan bagi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan, memudahkan aktivitas pertanian, serta memberikan manfaat bagi kelompok tani dalam menjalankan kegiatan bercocok tanam.

Dorong Pupuk Terjangkau dan Harga Gabah yang Layak

Selain ketersediaan air, Ibas menyoroti persoalan pupuk dan harga hasil panen yang masih menjadi perhatian petani. Ia menegaskan pentingnya ketersediaan pupuk pada saat musim tanam, harga yang terjangkau, serta distribusi yang lancar agar petani dapat menjalankan kegiatan produksi tanpa terkendala pasokan.

Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan bahwa dirinya bersama para wakil rakyat terus memperjuangkan akses pupuk yang lebih terjangkau bagi petani. Ia juga mengingatkan kelompok tani untuk menjaga kekompakan, tidak melakukan penimbunan, dan menggunakan pupuk sesuai kebutuhan pertanian.

Di sisi lain, Ibas menekankan pentingnya harga gabah yang layak agar hasil kerja keras petani dapat memberikan pendapatan yang memadai bagi keluarga mereka. Menurutnya, keberpihakan kepada petani perlu diwujudkan melalui dukungan yang menyeluruh, mulai dari ketersediaan sarana produksi dan pengairan hingga penyerapan hasil panen dengan harga yang pantas.

Ibas berharap hasil pertanian Grobogan semakin berkualitas dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat. Sebagai salah satu daerah yang berperan dalam penyediaan pangan, potensi pertanian Grobogan perlu didukung melalui kebijakan yang memperhatikan kebutuhan petani dari masa tanam hingga panen.

Jaga Lingkungan, Kesehatan, dan Persatuan Masyarakat

Selain itu, Ibas juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan. Lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan masyarakat sekaligus keberlanjutan kegiatan pertanian.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui akses pendidikan dan kesehatan. Ibas berharap tidak ada anak yang putus sekolah dan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, Ibas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong. Menurutnya, kebersamaan merupakan modal penting agar pembangunan desa dan daerah dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh warga.

Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat untuk saling mendukung, menjaga lingkungan, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.

Perkuat Kolaborasi untuk Pemerataan Pembangunan

Menutup sambutannya, Ibas mendorong masyarakat agar aktif menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka kepada para wakil rakyat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, wakil rakyat, kelompok tani, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan.

Selain irigasi, perhatian terhadap jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta program pemenuhan gizi masyarakat juga perlu terus diperkuat sesuai kebutuhan di lapangan. Ibas berharap sinergi seluruh pihak dapat mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Grobogan.

"Jika kita berkolaborasi, menjaga persatuan, dan bekerja bersama-sama, insyaallah Indonesia akan semakin baik dan semakin maju," pungkasnya.

(anl/ega)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.