Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Iran Pindahkan Pabrik Rudal dan Drone ke Bawah Tanah

IRGC Iran mengatakan divisi kedirgantaraannya telah membangun fasilitas bawah tanah untuk produksi rudal dan pesawat nirawak (drone).

Detik 2 menit baca 0 komentar
Iran Pindahkan Pabrik Rudal dan Drone ke Bawah Tanah
Foto: Detik

Teheran -

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan divisi kedirgantaraannya telah membangun fasilitas bawah tanah untuk produksi rudal dan pesawat nirawak (drone). Iran menegaskan siap menjangkau berbagai fasilitas musuh.

"Kami berhasil memindahkan dengan cepat produksi rudal dan drone dari (fasilitas) permukaan ke (fasilitas) bawah tanah," ujar Juru Bicara IRGC, Hossein Mohebbi, dalam sebuah konferensi pers di Teheran seperti dilansir Xinhua, Minggu (8/11/2026).

Dia mengatakan jangkauan rudal Iran akan meningkat. Dia menegaskan seluruh aset, baik yang berwujud maupun takbenda, milik negara musuh berada dalam jangkauan Iran.

"Kami terus meningkatkan jangkauan rudal kami dan tidak akan berhenti melakukan hal tersebut," kata Mohebbi.

Dia memperingatkan Iran akan melancarkan kejutan militer jika diserang lebih dulu. Dia menegaskan Iran tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran kedaulatan.

"Kami siap mempertahankan eksistensi, identitas, dan integritas wilayah negara kami tanpa batasan geografis apa pun," ujarnya.

Pernyataan Mohebbi ini muncul di tengah meningkatnya ancaman tindakan militer dari Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, serta laporan mengenai serangan 'skala kecil' yang dilakukan oleh militer AS yang menyasar Pulau Qeshm di Iran bagian selatan pada Sabtu dini hari.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan dua rudal menghantam Pulau Qeshm. Namun, tidak ada rincian mengenai kerusakan yang ditimbulkan.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat (6/11) mengatakan pasukan AS telah melancarkan serangan baru yang menyasar sistem pertahanan udara Iran. Dia menyebut tindakan militer tersebut sebagai serangan kecil.

Ini merupakan serangan kedua yang menurut laporan dilakukan oleh AS terhadap pulau Iran tersebut dalam pekan ini. Surat kabar The Wall Street Journal, dengan mengutip sejumlah pejabat AS, melaporkan pada Selasa (3/11) bahwa AS telah menyerang pulau tersebut pada Senin (2/11).

(haf/knv)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.