JAKARTA, iNews.id - Belajar investasi menggunakan artificial intelligence (AI) tidak bisa dilakukan dengan sekadar mengajukan pertanyaan dan menerima jawabannya secara mentah. Investor perlu bersikap kritis dengan menguji jawaban AI serta memberikan instruksi atau prompt yang jelas agar informasi yang diperoleh lebih akurat.
Influencer keuangan bersertifikat WMI, Kelly Patricia mengatakan, AI tetap memiliki potensi kesalahan sehingga pengguna harus mampu mempertanyakan dasar jawaban yang diberikan, terutama ketika mencari informasi terkait investasi.
"Kalau kita tanya sesuatu kepada AI, kita harus bisa challenge jawabannya. Misalnya, sekarang investasi yang bagus apa? Jangan terima mentah-mentah jawabannya AI. Kita harus tanya ke dia, kenapa kamu menjawab seperti itu? Gimana thought process-nya?" kata Kelly dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, Sabtu (7/11/2026).