Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Jemput Bola Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas, Polri Layani Pembuatan SIM di Pesantren Banten

Korlantas Polri menggelar layanan pembuatan dan perpanjangan SIM di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Banten.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Jemput Bola Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas, Polri Layani Pembuatan SIM di Pesantren Banten
Foto: Jawa Pos

Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin layanan pembuatan dan perpanjangan SIM di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Jalan Raya Serang Km. 35, Jayanti, Pasir Gintung, Tangerang, Banten. (Polri)

 

JawaPos.com - Korlantas Polri menggelar layanan pembuatan dan perpanjangan SIM di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Jalan Raya Serang Km. 35, Jayanti, Pasir Gintung, Tangerang, Banten, Selasa (3/11). Polri melakukan jemput bola dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.   Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin mengatakan, pihaknya memperkuat layanan publik. Polri mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat.   Program ini pun mendapat sambutan positif dari kalangan pesantren dan santri. Polri mempermudah prosedur dan transparan sesuai ketentuan dalam proses pembuatan SIM dan perpanjangan.   Program pelayanan SIM ini meliputi pelayanan administrasi, ujian teori, ujian praktik, serta edukasi keselamatan berkendara. Dari sekitar 3.000 santri Pondok Pesantren Daar El-Qolam, tercatat sebanyak 405 santri telah berusia 17 tahun dan memenuhi persyaratan untuk memiliki SIM.   Baca Juga: Mutasi Ratusan Pati dan Pamen, Kapolri Suyudi Ganti Kapolres Metro Jaksel dan Jaktim   “Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi para santri agar selalu tertib berlalu lintas, membangun karakter yang disiplin, serta patuh terhadap aturan. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama,” ujar Aries.   Pimpinan Pesantren Daar El-Qolam Pusat, Kiai Fairus Nahiduddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian Korlantas Polri terhadap lingkungan pesantren.   Polri memanfaatkan program ini untuk memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan. Sehingga, kesadaran terhadap budaya tertib berlalu lintas bisa dimaksimalkan.   Ia berharap program pelayanan jemput bola tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Keluarga besar Pondok Pesantren Daar El-Qolam menyambut positif kehadiran Polri yang hadir langsung memberikan pelayanan dan edukasi kepada para santri.   Arie mengajak seluruh santri untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter dan budaya kehidupan sehari-hari. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.   Korlantas Polri ingin memastikan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi juga proaktif mendatangi masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan solusi yang memudahkan.  

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.