JAKARTA, iNews.id - Jumlah titik panas atau hotspot di enam provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menurun signifikan sebesar 98 persen pada pekan terakhir Oktober 2026. Keenam provinsi itu yakni Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, dan Riau.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan (Kemenhut), jumlah hotspot turun dari 5.671 titik pada 18–24 Oktober menjadi 97 titik pada 25–31 Oktober 2026.
Data titik panas karhutla di 6 provinsi Sumatera dan Kalimantan. (Foto: Kemenhut)