Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan perkembangan terkini rencana pembangunan trem di Bali kepada Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan akan dilakukan 2 fase.
Lanjutkan dari posisi terakhir
PT KAI laporkan rencana pembangunan trem di Bali kepada Presiden Prabowo. Proyek senilai Rp 2 triliun ini akan dimulai 2027 dan selesai dalam 2 tahun.
Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan perkembangan terkini rencana pembangunan trem di Bali kepada Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan akan dilakukan 2 fase.
"Kami menyampaikan program pembangunan untuk kereta di Bali, layanan kereta api di Bali. Fase satunya adalah dari Ngurah Rai ke utara, ke Kute, Legian, kemudian Seminyak, dan ujungnya di Canggu," kata Dirut PT KAI Bobby Rasyidin usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Bobby menyebut proyek trem di Bali mengalokasikan anggaran Rp 2 triliun. Pembangunan akan dibangun secepatnya dan ditargetkan selesai 2 tahun.
"Kami sampaikan anggaran yang untuk kereta Bali itu sekitar Rp 2 triliun lebih. Itu memakan waktu 2 tahun juga," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengatakan pembangunan trem yang menghubungkan kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai-Canggu ini salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan di Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebut KAI telah tiga kali memaparkan rencana pembangunan trem, termasuk mengenai anggaran yang telah disiapkan. Pembangunan proyek tersebut ditargetkan mulai 2027.
"Mulai 2027 akan dibangun dengan konsep pariwisata dan budaya. Ground breaking kami harap langsung oleh presiden," terang Wayan Koster di DPRD Provinsi Bali, dilansir detikBali, Senin (21/9).
(eva/maa)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.