Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjawab pertanyaan yang banyak ditanyakan di media sosial terkait penambahan waktu tempuh kereta api (KA) jarak jauh dari stasiun Pasar Senen dan Gambir. KAI menyebut penambahan ini untuk menyesuaikan mekanisme perjalanan.
"Dapat kita sampaikan bahwa saat ini semua kereta yang dari Pasar Senen dan Gambir, ya, itu ada berhenti sebentar di Stasiun Bekasi karena ada perubahan dari double-double track ke double track, gitu ya," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Anne menyebut ada peningkatan layanan terkait kereta yang terintegrasi dengan commuter line atau KRL. Ada penambahan perjalanan kereta yang melayani naik dan turun penumpang dari Stasiun Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang.
"Kita juga bisa mengintegrasikan commuter line dengan kereta jarak jauh, sehingga kami membuat ataupun menambah perjalanan kereta yang bisa melayani naik turun di Stasiun Jatinegara, Bekasi, dan juga Cikarang," ucap dia.
"Yang Bekasi tambah 3 perjalanan, yang Cikarang tambah 6 perjalanan, Jatinegara 2 perjalanan. Jadi ini adalah gambaran bagaimana kita bisa menambah perjalanan kereta untuk naik turun baik itu di Stasiun Bekasi, Cikarang, dan juga Jatinegara," tambahnya.
Anne menyebut penambahan dilakukan karena ada peningkatan jumlah penumpang KA jarak jauh yang naik dari tiga stasiun tersebut. Meski begitu, Anne memastikan penambahan waktu tempuh tidak lebih dari 10 menit.
"Jadi sebenarnya penambahan waktu tempuhnya itu kita upayakan selalu di bawah 10 menit, tetapi bisa memberi kemudahan, bisa memberi efisien waktu kepada teman-teman yang ada di Cikarang sekitarnya, Bekasi, dan juga Jatinegara," ucapnya.
Di sisi lain, Anne mengatakan ada 74 perjalanan KA antar kota yang waktu tempuhnya lebih cepat. Ada yang waktu tempuhnya kini lebih cepat 1,5 jam.
"Ini adalah gambarannya, ada 74 perjalanan kereta antarkota yang lebih cepat, gitu ya, dan tercepat itu adalah 92 menit bisa memotong waktu tempuh," ucap dia.
(ial/zap)