Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah di bawah binaannya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan Kemenag telah menyiapkan program peningkatan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi berbasis AI.
“Tentu ini menjadi bagian penting supaya tantangan guru di depannya yang sudah semakin kompleks di era AI ini,” kata Amien di Gedung Kementerian Agama, Selasa (3/11/2026).
Menurut Amien, setiap guru saat ini perlu beradaptasi dengan penggunaan AI dalam proses belajar mengajar. Selain itu, guru juga harus memiliki literasi yang memadai agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara profesional.
“Mereka juga harus punya literasi bagaimana kemudian terkait penggunaan AI itu harus diketauhi secara lebih profesional,” jelas Amien.
Amien menyampaikan, peningkatan literasi AI menjadi bagian penting dari upaya menambah kompetensi dan pengetahuan seluruh guru di bawah binaan Kementerian Agama.
“Karenanya, kita perlu berbagi knowledge sharing nanti di momen yang penting itu dalam suasana sehat,” kata Amien.
Dia berharap, ke depan para guru tidak hanya memiliki pengetahuan dasar, tetapi juga kemampuan profesional untuk memanfaatkan AI sebagai media pembelajaran.
“Harapannya supaya guru-guru kita juga punya bukan cuma pengetahuan dasar, tapi juga kemampuan yang memadai secara profesional bagaimana penggunaan AI dalam konteks pembelajaran,” tandas Amien.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6