Jakarta -
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta. Herindra mengaku ada ihwal yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Kepala BIN Muhammad Herindra laporkan isu penting kepada Presiden Prabowo di Istana. Ia menanggapi penyadapan ilegal yang dianggap mengarah pada makar.
Jakarta -
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta. Herindra mengaku ada ihwal yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya harus ada yang dilaporkan ke presiden," kata Herindra setiba di Istana, Jumat (6/11/2026).
Herindra turut menanggapi kasus penyadapan ilegal terhadap Prabowo oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, tindakan itu mengarah pada makar.
"Saya pikir itu adalah suatu tindakan yang ilegal, dan mengarah ke tindakan yang makar. Itu saja," kata dia.
Dalam kasus penyadapan terhadap Prabowo, Polri telah menetapkan empat tersangka. Termasuk mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka.
Selain Sigit, Polri juga menetapkan Irjen Ahrie Sonta, Irjen Eko Hadi Santoso, dan Irjen Slamet Uliandi sebagai tersangka. Dugaan penyadapan ilegal terhadap Prabowo itu terjadi sejak 2025. Prabowo kemudian memecat Sigit dari jabatan KSP pada Rabu (4/11).
(fca/isa)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.