JAKARTA, iNews.id - Aktivis Terus Jadi Anti Pembual (Terjal), Luke Susilo, menyoroti sejumlah kejanggalan dan ketidaksesuaian fakta terkait kesaksian Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam persidangan kasus dugaan fitnah terkait polemik ijazah dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Luke menilai, kehadiran Jokowi di persidangan dengan membawa ijazah asli belum mampu menjawab keraguan publik.Â
Menurutnya, kesaksian tersebut justru memunculkan pertanyaan baru terkait data dan fakta historis yang disampaikan. Salah satu poin yang disoroti Luke adalah pernyataan Jokowi mengenai jumlah peserta wisuda Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 19 November 1985. Di hadapan majelis hakim, Jokowi menyebut dirinya diwisuda bersama 14 orang lainnya.
"Pak Jokowi menyebutkan di persidangan bahwa wisudanya berjumlah 14 orang. Namun, jika kita mencocokkan dengan foto wisuda yang beredar luas di publik dan sempat diunggah Prof. Henri Subiakto, di foto tersebut terpampang jelas ada 15 orang," ujar Luke Susilo di Jakarta.