Tangerang Selatan -
Tumpahan oli membawa petaka di jalan Flyover Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan. Sejumlah motor mengalami kecelakaan beruntun karena jalanan licin.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Tumpahan oli di Flyover Gaplek, Pamulang, menyebabkan kecelakaan beruntun pada Jumat malam. Polisi dan Damkar membersihkan lokasi untuk keselamatan pengendara.
Tangerang Selatan -
Tumpahan oli membawa petaka di jalan Flyover Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan. Sejumlah motor mengalami kecelakaan beruntun karena jalanan licin.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (27/10) sekitar pukul 23.10 WIB. Peristiwa ini terekam video amatir dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar terlihat sejumlah pengendara motor jatuh bergelimpangan dan berseluncur di jalanan. Disebutkan kecelakaan terjadi karena ada tumpahan oli di jalanan.
"Kecelakaan beruntun min, kayaknya oli tumpah jadi pada jatoh min," demikian ujar perekam video.
Video memperlihatkan sejumlah motor yang berjatuhan. Kejadian tersebut mengakibatkan motor-motor saling bertabrakan.
Perekam menyebutkan setidaknya ada 5 kali insiden kecelakaan di lokasi tersebut akibat oli tumpah.
Kapolsek Pamulang AKBP Galuh Febri Sutrisna mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dari masyarakat melalui call center 110, pada tadi malam.
"Bahwa pelapor menelpon Call Center 110 Polres Tangerang Selatan, pelapor memberikan info para pengendara roda dua terganggu akibat tumpahan oli bekas di jalan dan meminta kehadiran petugas di lokasi," kata Galuh dikonfirmasi detikcom, Sabtu (31/10/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Pamulang datang ke lokasi melakukan pengecekan. Petugas mendapati adanya oli yang tumpah di jalan tersebut.
"Anggota piket fungsi melakukan pengecekan ke area tersebut dan mendapati adanya pembuangan oli bekas pada jalan arah naik Flyover Gaplek yang menuju Ciputat," jelasnya.
Petugas kepolisian bersama tim Damkar Tangsel kemudian membersihkan tumpahan oli tersebut. Polisi mengimbau para pengendara untuk berhati-hati.
"Oli tersebut dibersihkan dengan disiram air oleh anggota Damkar," pungkasnya.
(mea/dhn)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.