Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Pemkot Pekanbaru Jadikan Panen Jagung di Pesantren sebagai Percontohan

Pemkot Pekanbaru dorong pesantren manfaatkan lahan kosong untuk pertanian, panen jagung di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 jadi percontohan.

CNN Indonesia 2 menit baca 0 komentar
Pemkot Pekanbaru Jadikan Panen Jagung di Pesantren sebagai Percontohan
Foto: CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mendorong pondok pesantren memanfaatkan lahan kosong di lingkungan masing-masing untuk kegiatan pertanian produktif. Panen jagung di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 diharapkan menjadi percontohan bagi pesantren lain yang memiliki lahan serupa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekanbaru, Markarius Anwar, saat menghadiri panen raya jagung pipil di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2, Kampus Putri, Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Jumat (30/10).

"Kegiatan pertanian di lingkungan pesantren kami harapkan dapat menjadi proyek percontohan bagi pondok pesantren lainnya yang masih memiliki lahan kosong," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10).

Panen jagung pipil tersebut merupakan panen tahap kedua yang dilakukan pihak pesantren. Sebelumnya, pesantren telah memanen jagung manis.

Menurut Markarius, pemanfaatan lahan untuk pertanian tetap dapat dilakukan meskipun luas area yang tersedia terbatas. Pesantren dapat menanam berbagai komoditas produktif, seperti jagung dan kacang tanah.

Pemkot Pekanbaru juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan pertanian di lingkungan pesantren melalui kerja sama dengan kelompok tani di sekitar lokasi.

"Kami siap mendukung pengembangan pertanian di lingkungan pesantren melalui kerja sama dengan kelompok tani di sekitar lokasi," ucap dia.

Dukungan tersebut antara lain diberikan melalui peminjaman alat pertanian untuk mengolah lahan. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru telah menyalurkan bantuan pupuk untuk tanaman jagung pipil di pesantren tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pertanian di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 melibatkan kelompok tani sebagai pendamping. Kelompok tani membantu proses pengolahan lahan dan penanaman, sedangkan pihak pesantren menyediakan lahan.

"Pesantren tidak bekerja sendiri. Ada kelompok tani yang mendampingi dan membantu pengolahan lahan. Alat-alatnya juga kami bantu. Inilah bentuk kolaborasi antara pondok pesantren, kelompok tani, dan pemerintah," pungkas Markarius.

(rir)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.