Jakarta -
Polda Metro Jaya terus melakukan pemberantasan narkoba, termasuk melakukan penggerebekan di sejumlah kampung narkoba. Polisi juga terus memburu bandar narkoba.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Polda Metro Jaya intensif memberantas narkoba dengan penggerebekan dan penangkapan bandar. Dirnarkoba menegaskan komitmen untuk terus beroperasi tanpa henti.
Jakarta -
Polda Metro Jaya terus melakukan pemberantasan narkoba, termasuk melakukan penggerebekan di sejumlah kampung narkoba. Polisi juga terus memburu bandar narkoba.
"Ya, pokoknya kita harus teruslah, harus terus gaspol untuk tangkap bandar, intinya itu. Ya kita akan gunakan segala macam cara, taktik dan teknik supaya bandar itu tertangkap," kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Selasa (3/11/2026).
Bismo memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemberantasan. Dia menegaskan pihaknya akan terus memerangi peredaran narkoba.
"Tetap kita laksanakan operasi terus-meneruslah. Jadi pola kita jangan sampai kebaca, apakah di pagi hari, siang hari, sore hari. Dari segi waktu juga kita lakukan insidental, dari segi hari juga kita lakukan insidental. Jadi jangan sampai kita kebaca polanya. Tapi akan kita lakukan terus itu. Tetap kita gaspol," jelasnya.
Bismo lanjut menjelaskan terkait asal-usul narkoba yang beredar di wilayah Jakarta. Barah haram itu dipasok melalui jalur udara hingga laut.
"Asal-usul barang itu ya kita kalau lihat dari penangkapan yang di Aceh itu ya, kan ada yang dari luar tuh. Artinya barang itu, apakah itu dalam bentuk bahan baku atau barang jadi, itu salah satunya sumbernya dari luar. Luar tuh luar negeri ya, bisa lewat laut, bisa lewat darat, bisa lewat udara," jelasnya.
Bismo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan stakeholder terkait melakukan pengawasan ketat. Polri, menurut Bismo, siap memberantas peredaran narkotika.
"Kan Indonesia ini banyak lautan nih ya, ada lewat resmi, ada yang tidak resmi. Nah, itu butuh informasi dari masyarakat. Kalau misalnya ada yang dicurigai, nah bisa informasikan kepada petugas," kata dia.
"Bisa lewat ya bandara bisa juga, bisa lewat laut bisa, lewat darat bisa. Buktinya ini tadi ganja lewat darat ya, ya kan? Ada juga pabrik yang di mana di Aceh itu, nah dia ngolah kan dari bahan mentah ke bahan barang jadi gitu," imbuhnya.
(wnv/zap)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.