Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Polda Metro-Pemprov DKI Data Warga Kampung Boncos Pulihkan 'Kampung Narkoba'

Polda Metro Jaya melakukan pendataan di Kampung Boncos untuk pemulihan sosial. Kegiatan ini bertujuan mengubah citra kampung dari 'narkoba' menjadi 'Bersinar'.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Polda Metro-Pemprov DKI Data Warga Kampung Boncos Pulihkan 'Kampung Narkoba'
Foto: Detik

Jakarta -

Polda Metro Jaya melakukan pendataan langsung kepada warga Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan kehidupan sosial di perkampungan yang dicap sebagai 'kampung narkoba'.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (4/10/2026) kegiatan pendataan dilakukan oleh personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Satpol PP, TNI, petugas dari Kelurahan hingga Dasawisma. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.35 WIB.

Kegiatan pendataan itu dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan. Dia ikut turun langsung melakukan pendataan warga di Kampung Boncos.

Adex mengatakan, pendataan dilakukan dengan mendatangi rumah warga satu per satu atau secara door to door. Katanya pendataan ini adalah tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya dalam menjalankan program prioritas Kapolri.

"Ini ingin menggali sebenarnya kebutuhannya itu apa sih dari masyarakat? Kendalanya apa sih? Kenapa ini terus berlanjut permasalahannya? Ya? Itu untuk pelayanan publik. Kita hadir di sini untuk melayani, mengetahui kebutuhannya," kata Adex dalam apel di lokasi.

Adex menambahkan, para personel akan memetakan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di Kampung Boncos. Mereka akan mencatat jumlah warga yang sudah bekerja, warga yang belum memiliki pekerjaan, hingga keterampilan yang dimiliki setiap anggota keluarga.

Polda Metro Jaya turun mendatakan warga di Kampung Boncos dalam upaya pemulihan sosial dari 'Kampung Narkoba'. Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan turun langsung ke lokasi menemui masyarakat, Rabu (4/11/2026).Polda Metro Jaya turun mendatakan warga di Kampung Boncos dalam upaya pemulihan sosial dari 'Kampung Narkoba'. Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan turun langsung ke lokasi menemui masyarakat, Rabu (4/11/2026). Foto: (Taufiq Syarifudin/detikcom)

"Kalau mereka misalnya butuh pekerjaan, kita identifikasi. Satu rumah itu berapa orang yang sudah kerja, berapa orang yang belum? Mereka sudah mempunyai kemampuan atau kompetensi tidak? Kalau belum, kita undang nanti dari BLK untuk sama-sama melatihkan mereka," imbuhnya.

Katanya, hasil pendataan ini akan dikumpulkan lalu dibawa untuk dibahas pihak terkait. Nantinya pertemuan itu akan membahas solusi atas persoalannya.

"Kalau nggak dilakukan, nah nanti kita evaluasi lagi. Berikutnya akan kita hadirkan lagi semua pejabat dalam suatu forum. 'Pak, setelah 3 bulan, ini nggak dilakukan lho, Pak. Setelah 3 bulan, ini nggak ada perubahan lho, Pak'," kata dia.

Adex menambahkan, pendataan ini sebagai upaya untuk mengubah citra Kampung Boncos yang dikenal 'Kampung Narkoba'. Nantinya akan diubah citranya menjadi menjadi Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).

"Kita konteksnya Pak Kapolri menginginkan bahwa ini diubah menjadi Kampung Bersinar, Kampung Bersih Narkoba," kata Adex.

"Tentunya itu kan puncak gunung es, ya. Puncak gunung es ini yang muncul adalah penjualan narkoba, penggunaan narkoba di kampung ini. Tapi sejatinya ada suatu permasalahan yang nggak muncul. Nah, inilah yang kita lakukan," tegasnya.

(tsy/mea)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.