Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Polisi Asesmen Kasus Bullying Siswi SMP Ciputat: Penegakan Hukum Opsi Terakhir

Belasan siswa SMPN 10 Ciputat diduga di-bully kakak kelas dengan dipaksa meminum kopi campur cuka. Polisi lakukan asesmen awal.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Polisi Asesmen Kasus Bullying Siswi SMP Ciputat: Penegakan Hukum Opsi Terakhir
Foto: Detik

Tangerang Selatan -

Belasan siswa SMPN 10 Ciputat, Tangerang Selatan, diduga di-bully kakak kelas dengan dipaksa meminum kopi campur cuka. Polisi telah melakukan asesmen terkait kasus tersebut.

"Menanggapi dugaan perundungan yang melibatkan pelajar di sekolah tersebut, pihak kepolisian telah melakukan asesmen awal," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

AKBP Boy menegaskan penanganan permasalahan tersebut perlu dilakukan secara tepat. Penanganan kasus perlu mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait.

"Sementara itu, penegakan hukum tetap menjadi opsi terakhir," ucapnya.

AKBP Boy juga telah mengunjungi SMPN 10 Tangerang Selatan pada Senin (26/10). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para pelajar.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar dan personel Satbinmas Polres Tangerang Selatan. AKBP Boy juga telah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan para siswa untuk mengetahui kondisi lingkungan sekolah serta memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar," tuturnya.

AKBP Boy juga mengimbau para pelajar agar mengisi waktu dengan kegiatan positif, menjauhi segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik, serta tidak terlibat dalam perkelahian.

"Saya minta kepada para siswa, habiskan waktu untuk hal-hal positif. Hindari berbagai bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik, hindari perkelahian, dan jaga masa depan kalian karena perjalanan masih panjang," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, Polres Tangerang Selatan berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan saling menghormati di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Heboh 13 Siswi SMP Ciputat Di-bully Senior

Seperti diketahui, belasan siswa SMPN 10 Ciputat diduga menjadi korban perundungan atau bullying kakak kelas. Mereka dipaksa mengikuti tantangan, yang kalah diminta meminum kopi campur cuka.

Kasus perundungan ini diungkap Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq. Ia awalnya menerima informasi dugaan perundungan tersebut dari masyarakat. Pihaknya kemudian melakukan pengecekan.

"Kita mendapatkan korban perundungan itu ada 13 siswi. Nah, ini cewek-cewek nih. Ini cewek-cewek, yang dilakukan oleh senior kelas mereka. Jadi kelas 3 kepada kelas di bawahnya," jelas Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dihubungi, Sabtu (24/10).

Bambang mengungkap perundungan ini diduga dilakukan di luar sekolah, yakni di salah satu warung di luar area sekolah. Menurutnya, para korban diduga dipaksa mengikuti tantangan yang diberikan kakak kelasnya. Siswi yang kalah diminta meminum campuran kopi, cuka, dan bawang putih.

"(Pakai cara) challenge. Misalnya kan, 'Lu, junior kan? Challenge nih'. Kalau ada yang kalah atau salah, langsung suruh minum itu. Informasi awal, itu kayak kopi Liong dicampur cuka, dicampur bawang putih," ucap Bambang.

Bambang menyebut, dari 13 siswi yang diduga menjadi korban, tiga orang dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sakit perut.

"Ada 3 orang yang dirawat di rumah sakit infonya," ujarnya.

(dvp/isa)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.