Liputan6.com, Jakarta - Polri berkomitmen membantu penanganan medis seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Blok M, Jakarta.
Melalui Karumkit Tk. I Pusdokkes Polri dan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya, Polri memberikan dukungan moril serta pendampingan kepada korban dan keluarganya.
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan dukungan psikologis kepada keluarga sekaligus memastikan kebutuhan medis korban terpenuhi. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan, Polri akan membantu penanganan medis korban hingga dinyatakan sembuh.
Selain itu, Karumkit Tk. I Pusdokkes Polri merekomendasikan pemindahan perawatan korban ke RS Polri Kramat Jati apabila kondisi klinisnya memungkinkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemulihan sesuai kebutuhan medis korban.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Polri. Menurutnya, kehadiran Polri untuk warga yang tertimpa musibah merupakan wujud nyata kepedulian yang mengedepankan empati dan nilai-nilai kemanusiaan.
"Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan kepedulian dan bantuan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah," kata Johnny dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Johnny memastikan korban akan mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan dan keluarga memperoleh pendampingan selama proses pemulihan.
Dia menegaskan, Polri akan terus memberikan pelayanan yang humanis dan responsif, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam situasi sulit.
"Harapan kami, korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas. Ini merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan empati, kepedulian, dan semangat kemanusiaan," jelasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6