Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Polisi: Kematian Atlet Silat Semarang yang Meninggal saat Dirawat di RS usai Bertanding Diselidiki

Polrestabes Semarang menyelidiki penyebab kematian Ayudiah Rivana Tridiandinata ,19, atlet pencak silat kontingen Kota Semarang yang meninggal saat di rawat di rumah sakit, usai bertanding di Pekan Olahraga Provinsi

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Polisi: Kematian Atlet Silat Semarang yang Meninggal saat Dirawat di RS usai Bertanding Diselidiki
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Polrestabes Semarang menyelidiki penyebab kematian Ayudiah Rivana Tridiandinata ,19, atlet pencak silat kontingen Kota Semarang yang meninggal saat di rawat di rumah sakit, usai bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Untuk mencari alat bukti guna kepentingan penyidikan, polisi melakukan klarifikasi kepada pihak rumah sakit serta tenaga medis yang bertugas.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari proses pengumpulan informasi untuk menyusun kronologi secara utuh dan menelusuri kemungkinan penyebab kematian.

"Karena peristiwa ini menyangkut nyawa seseorang, kami tetap melakukan penyelidikan, terlepas dari ada atau tidaknya permintaan keluarga," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang AKP Jumani di Semarang, dilansir dari Antara, Kamis (2910).

Kepolisian, lanjut dia, ingin memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan atau kelalaian, sehingga penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, secara objektif, dan berkeadilan.

Ia menuturkan kepolisian juga telah memberi saran kepada keluarga almarhumah untuk melakukan autopsi, namun ditolak.

"Prinsip kami mengedepankan kehati-hatian, mengumpulkan keterangan dari semua pihak yang berkaitan, dan tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum proses penyelidikan selesai," katanya.

Ayudiah Rivana Tridiandinata (19), atlet pencak silat kontingen Kota Semarang yang bertanding di Porprov Jawa Tengah 2026 dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.

Almarhumah dirujuk ke RS Primaya Semarang yang tidak jauh dari arena pertandingan untuk memperoleh perawatan medis usai mengalami patah jari tangan saat bertanding pada Senin (26/10).

Almarhumah kemudian menjalani operasi akibat patah tulang jari pada Selasa (27/10) di rumah sakit tersebut.

Ayudiah Rivana dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (28/10) saat akan dibangunkan di kamar perawatannya di rumah sakit.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.