JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan Jumat (6/11/2026). Rupiah turun 7 poin atau 0,04% ke level Rp18.089 per dolar AS akibat tekanan sentimen geopolitik dan kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia.
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, tekanan eksternal datang dari meningkatnya serangan terhadap kapal tanker di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia.
Menurut United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), sedikitnya lima kapal melaporkan insiden sejak Minggu. Frekuensi serangan tersebut mendekati rekor Oktober yang mencatat 35 insiden melibatkan kapal.