JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Lampung memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan berbagai komoditas pertanian, mulai dari padi, jagung hingga singkong. Berdasarkan angka tetap BPS Provinsi Lampung per 5 Februari 2026, produksi padi Lampung pada 2025 mencapai sekitar 3,25 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 16,53 persen dibandingkan 2024.
Luas panen padi juga bertambah 12,09 persen menjadi 596,020 hektare. Sementara itu, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk mencapai sekitar 1,87 juta ton. Capaian itu disebut memperkuat peran Lampung dalam mendukung pasokan pangan pokok.
Namun, ketahanan pangan Lampung tidak hanya bertumpu pada beras. Jagung menjadi komoditas penting lainnya, baik untuk kebutuhan pangan maupun bahan baku industri pakan ternak.