Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Seperti Myeongdong, Pasar Baru Mau Disulap Jadi Pusat Kuliner 24 Jam

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung rencanakan Pasar Baru jadi pusat wisata kuliner 24 jam, terinspirasi Myeongdong.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Seperti Myeongdong, Pasar Baru Mau Disulap Jadi Pusat Kuliner 24 Jam
Foto: Detik

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menjadikan kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sebagai pusat wisata kuliner yang beroperasi selama 24 jam. Konsep tersebut digagas untuk menghadirkan pusat keramaian baru di Jakarta, seperti kawasan Myeongdong di Korea Selatan.

Pramono mengatakan rencana pengembangan Pasar Baru akan dilakukan setelah pembangunan MRT Jakarta mencapai kawasan Monas-Harmoni. Nantinya, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata sekaligus pusat aktivitas masyarakat.

"Yang pertama, kita sedang menunggu penyelesaian MRT. Nanti begitu MRT selesai sampai dengan Monas-Harmoni, maka kita persiapkan Pasar Baru menjadi tempat untuk orang bisa menjadi hub baru, wisata kuliner 24 jam, yang kemudian saya sebut seperti Myeongdong di Korea," kata Pramono di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026).

Pramono menjelaskan pengembangan Pasar Baru merupakan bagian dari rencana Pemprov DKI menghadirkan sejumlah pusat aktivitas baru di Jakarta. Dia ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain kawasan Blok M.

Menurutnya, kawasan Pasar Baru nantinya akan terhubung dengan sejumlah destinasi tematik lain, seperti Glodok Pecinan dan Kota Tua. Masing-masing kawasan akan dikembangkan dengan karakteristik dan daya tarik tersendiri.

"Jakarta itu tidak hanya semata-mata aktivitasnya misalnya seperti di Blok M. Akan ada tempat-tempat hub baru 24 jam ada di Pasar Baru, Glodok Pecinan, yang kemudian mau ditematik yang lebih mendekati tradisi masyarakat Tionghoa," ujarnya.

Sementara itu, kawasan Kota Tua juga akan dikembangkan dengan konsep tersendiri. Pramono menyebut kawasan tersebut nantinya akan memiliki segmen pengunjung menengah ke atas dengan dukungan bangunan dan restoran yang mengusung tema tertentu.

Dia berharap rencana tersebut dapat terealisasi seiring pengembangan transportasi publik di Jakarta, khususnya pembangunan MRT hingga kawasan Kota Tua.

"Dan itulah yang kami rencanakan, mudah-mudahan perencanaan itu bisa diwujudkan dan saya yakin bisa mewujudkan itu," imbuhnya.

Meski demikian, Pramono belum merinci waktu dimulainya penataan Pasar Baru maupun besaran anggaran yang disiapkan untuk merealisasikan konsep wisata kuliner 24 jam tersebut.

(bel/isa)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.