JawaPos.com - Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 14 titik kantong parkir untuk mendukung kelancaran Parade Juang 2026 yang bakal digelar Minggu (1/11).
Kabid Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Kota Surabaya, M. Hanang Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya juga menerjunkan 150 personel untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mendukung pengamanan dan kelancaran hingga rangkaian acara berakhir.
Hanang menjelaskan, rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap. Penyaringan kendaraan atau filtrasi diberlakukan mulai pukul 13.30 WIB, sebelum penutupan penuh sejumlah ruas jalan pada pukul 14.30 WIB.
"Penutupan dilakukan bertahap. Mulai pukul 13.30 WIB kami lakukan filtrasi, kemudian pukul 14.30 WIB baru penutupan total di ruas yang dilalui parade," jelas Hanang, Sabtu (31/10).
Rekayasa lalu lintas mencakup sejumlah ruas di sepanjang rute parade, mulai kawasan Tugu Pahlawan, Jalan Tembaan, kawasan Gemblongan dan Siola, Jalan Tunjungan, hingga Jalan Basuki Rahmat dan kawasan Balai Pemuda sebagai lokasi akhir kegiatan.Â
"Pembukaan jalan akan dilakukan secara bertahap setelah rombongan parade melintas, sehingga arus kendaraan tidak menumpuk di satu titik," ujarnya.
Untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyaksikan agenda tahunan tersebut, Dishub menyiapkan 14 kantong parkir yang tersebar di sekitar rute dan lokasi acara.
Di antaranya Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan, Jalan Embong Malang sisi utara, sejumlah ruas Jalan Gemblongan dan Genteng Kali, Jalan Praban, Jalan Genteng Besar, Jalan Kenari, halaman parkir Tugu Pahlawan, Jalan Bubutan, Jalan Kebun Rojo, Jalan Pasar Besar Wetan, serta Jalan Taman Apsari.
Hanang mengimbau masyarakat memilih lokasi parkir sesuai titik parade yang ingin disaksikan. Pengunjung yang hendak menyaksikan parade di kawasan Tunjungan, misalnya, dapat memanfaatkan kantong parkir di eks Pasar Tunjungan.