PASURUAN, iNews.id - Puluhan warga Desa Kedungringin, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mendatangi balai desa untuk mengadukan kondisi Sungai Wrati yang diduga tercemar limbah perusahaan. Dalam satu hingga dua bulan terakhir, air sungai kerap berubah warna menjadi hitam dan kemerahan serta mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai. Selain air yang kotor dan ditumbuhi eceng gondok, dugaan pencemaran juga membuat sejumlah sumur warga tidak dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Akibatnya, warga terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pengeluaran tambahan ini menjadi beban bagi masyarakat yang terdampak.