Jakarta -
Kecelakaan mengerikan dua kereta cepat terjadi di Spanyol. Peristiwa itu disebut berawal dari perintah aneh operator perjalanan kereta cepat.
Dilansir ABC News dan CNN, Kamis (29/10/2026), Kementerian Transportasi Spanyol menyampaikan tabrakan tersebut terjadi pada Rabu (28/10) sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Tabrakan terjadi di kilometer 118, dekat Urda.
Kecelakaan ini melibatkan satu kereta Renfe dan satu kereta Iryo. Keduanya sama-sama sedang dalam perjalanan dari Madrid menuju Seville.
Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, menyebut kecelakaan itu benar-benar sulit dipercaya. Dia mengatakan penyelidikan awal menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh perintah yang 'tidak dapat dijelaskan' dari pihak pengatur lalu lintas kereta api.
Perintah itu, katanya, mengizinkan salah satu kereta cepat untuk terus melaju. Padahal saat itu sedang terjadi gangguan keselamatan yang menyebabkan sebuah kereta berhenti di jalur yang sama.
Menurut Puente, kegagalan sistem komputer sempat menghentikan enam kereta yang sedang melaju. Termasuk, katanya, dua kereta yang kemudian terlibat tabrakan.
"Jika terjadi kegagalan sistem, pusat kendali akan mengambil alih," ujar Puente.
Dia menambahkan pusat kendali yang kemudian memutuskan untuk mengizinkan kereta-kereta tersebut bergerak kembali tanpa pembatasan kecepatan. Keputusan itulah, menurut Puente, yang menyebabkan kereta Renfe menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti di jalur di depannya.
Kereta Renfe disebut melaju dengan kecepatan 124 mil atau sekitar 200 Km per jam saat menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti. Peristiwa itu menyebabkan 68 orang tewas.
(haf/imk)