JAKARTA, iNews.id - Sampah yang dihasilkan lingkungan kampus tidak cukup ditangani dengan memilah dan mendaur ulang. Pengelolaannya membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari mengurangi sampah sejak sumber, menentukan metode pengolahan sesuai jenis material, hingga memanfaatkan kembali sumber daya yang masih memiliki nilai.
Tantangan tersebut terlihat di Universitas Indonesia (UI), Depok, yang menghasilkan sekitar 5 ton sampah setiap hari. Besarnya volume sampah membuat proses pemilahan, pengelolaan, dan penentuan teknologi pengolahan menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Data dari Direktorat Operasi, Pemeliharaan Fasilitas dan Manajemen Aset (DOPFMA UI) tersebut disampaikan dalam diskusi Jejak Asri On The Move di UI. Forum yang melibatkan Center of Sustainability and Waste Management (CSWM UI), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, dan Kampanye Indonesia Asri itu membahas penerapan ekonomi sirkular sebagai salah satu pendekatan untuk mengatasi persoalan sampah di kampus.