JawaPos.com - Sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto, TNI AU menyiapkan 5 helikopter dan 3 pesawat untuk dijadikan ambulans udara.
Persisnya 5 helikopter EC 120 B Colibri dan 3 pesawat Casa C-212. Nantinya helikopter dan pesawat tersebut akan dioperasikan di daerah terpencil.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi menyampaikan bahwa ambulans udara disiapkan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat.
”Pembahasan kerja sama antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan masih berlangsung untuk mematangkan mekanisme pelaksanaan program,” kata dia pada Jumat (30/10).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merencanakan penempatan layanan ambulans udara di 3 kawasan. Yakni Indonesia Barat, Indonesia Timur, dan Papua.
TNI AU sediakan ambulans udara untuk mengangkut pasien. (TNI AU)
Feri menyebut, penentuan lokasi operasional secara terperinci mengikuti koordinasi dan perencanaan lanjutan yang tengah dibahas bersama.
Guna mendukung fungsi ambulans udara, helikopter akan dilengkapi full life support equipment atau peralatan pendukung medis yang disiapkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Peralatan tersebut terdiri atas patient monitor, ventilator, infusion pump, syringe pump, defibrillator, tabung oksigen, suction, baterai portabel, tandu pasien, tas medis, dan kursi tenaga medis.
”TNI AU terus mendukung program pemerintah melalui kesiapan alutsista dan personel serta koordinasi dengan kementerian dan instansi terkait,” ujarnya.