Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Tragis! Ibu Kandung dan Suami Siri Aniaya Balita 20 Bulan Hingga Tewas, Diduga Dipicu Kesel dan Ekonomi

Seorang balita berusia 20 bulan tewas tragis setelah diduga dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri bersama suami sirinya.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Tragis! Ibu Kandung dan Suami Siri Aniaya Balita 20 Bulan Hingga Tewas, Diduga Dipicu Kesel dan Ekonomi
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id — Seorang balita berusia 20 bulan tewas dibunuh oleh ibu kandung dan ayah tirinya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026). Polisi mengungkap kasus pembunuhan tersebut diduga dipicu masalah ekonomi karena kedua pelaku mengaku tidak mampu membiayai kebutuhan anak. 

Pihak kepolisian telah bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pasangan suami istri yang menikah tanpa ikatan resmi secara hukum maupun agama tersebut kini langsung diamankan oleh aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa tragis ini terungkap setelah warga dan saksi sekitar merasa curiga dengan kondisi korban. Saksi menyebutkan bahwa pada malam kejadian, sekitar pukul 23.00 WIB, korban sempat dibawa dalam kondisi menangis dan teriak-teriak sebelum akhirnya kejang dan lemas.

Saksi warga yang sempat berinteraksi dengan pelaku mengungkapkan kekagetannya atas tindakan tega yang dilakukan pasangan tersebut. Semula saksi menduga ada tindakan kekerasan lain, sebelum akhirnya mendapati balita naas itu sudah dalam kondisi kritis hingga tak tertolong.

Dalam proses reka adegan dan pemeriksaan awal di TKP, pelaku mengakui tindakan kasarnya terhadap korban. Pelaku berdalih merasa kesal saat membersihkan popok dan baju korban yang sedang buang air. Karena diselimuti rasa emosi, pelaku melepaskan pakaian korban secara kasar hingga mencelupkan tubuh balita tersebut ke dalam air.

Meskipun pelaku sempat membantah melakukan pemukulan secara langsung, petugas kepolisian menemukan sejumlah bukti kekerasan fisik pada tubuh balita tersebut. Terdapat luka lebam kebiruan serta bekas luka di beberapa bagian tubuh korban yang mengindikasikan adanya tindakan penganiayaan berat secara berulang.

Saat ini, kepolisian masih terus mendalami keterlibatan serta peran dari masing-masing pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.