WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu, Selasa (3/11/2026). Partai Demokrat, berdasarkan hasil penghitungan beberapa media massa, menguasai DPR dan Senat berdasarkan hasil pengitungan sementara, bahkan dengan selisih perolehan kursi yang jauh.
Trump menilai kekalahan partainya sebagai teguran terhadap kepemimpinannya.
“Tapi saya tidak melihat ini sebagai pukulan terhadap saya,” kata Trump, kepada Fox News dalam wawancara telepon, dikutip Rabu (4/11/2026).