Jakarta -
Warga Pondok Kopi, Jakarta Timur, bakal punya ikon baru yang bikin daerahnya makin terlihat 'Ngopi'. Kini, pemerintah setempat sedang membangun Tugu Biji Kopi sebagai penanda wilayah sekaligus pengingat bahwa Pondok Kopi punya sejarah panjang di dunia kopi Indonesia.
Pantauan detikcom, Jumat (30/10/2026), Tugu Pondok Kopi ini terletak di pertigaan Jalan Pondok Kopi dengan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur. Lokasinya tak jauh dari Stasiun Klender Baru.
Tugu tersebut masih dalam proses pengerjaan atau masih di-roasting. Tugu itu berbentuk satu biji kopi hitam berukuran besar.
Tugu Pondok Kopi di Jaktim (Syahid/detikcom) |
Lurah Pondok Kopi, Sandi, mengatakan tugu itu dibuat setelah pihaknya mendapat aspirasi dari masyarakat yang disebutnya ingin punya ikon wilayah. Akhirnya, pemerintah setempat memutuskan membuat Tugu Pondok Kopi tersebut.
"Kami mengharapkan warga masyarakat yang ada di wilayah Pondok Kopi bisa melihat ada ikon Pondok Kopi, dan dari wilayah Bekasi, wilayah Timur yang melintas, ya, melintas dari arah Bekasi bisa melihat bahwa ini adalah Kelurahan Pondok Kopi, dan bahkan dari rel kereta api bisa ya melihat juga ada Tugu Pondok Kopi," kata Sandi.
Dia mengatakan pengerjaan tugu itu telah mencapai 90%. Dia menyebut tugu tersebut dalam tahap finishing.
"Sudah terbangun sejauh ini sebanyak 90%. Dan mudah-mudahan mohon doanya minggu depan kita sudah finishing pengecatan. Dan kami juga sedang berembuk nih untuk warna tugu yang bisa membuat menarik atau enak dilihat," kata Sandi.
Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Ega Arimurti mengatakan Tugu Pondok Kopi merupakan simbol sejarah. Dia mengatakan wilayah itu dahulunya merupakan tempat pengembangan kopi di era Belanda.
Tugu Pondok Kopi di Jaktim (Syahid/detikcom) |
"Ini adalah sebuah tugu hanya untuk memberikan penegasan, memang di sini adalah Pondok Kopi, memang di sini punya sejarah pohon kopi. Dan sejarah ini sudah bukan sejarah yang semata-mata baru, tapi ini dari zaman Belandanya, dari zaman kolonialnya, memang di wilayah ini adalah wilayah kebon kopi," kata Ega.
Ega mengatakan simbol kopi itu merupakan hasil musyawarah warga. Dia berharap Tugu Pondok Kopi dapat dilihat para pengguna kereta api dari luar Jakarta karena letaknya tak jauh dari rel.
"Karena ini adalah tampak depan dari utara. Seluruh kereta dari arah Jatinegara menuju Jawa dan Jawa masuk ke Jakarta, semua melintasi ini. Semua melintas. Jadi mudah-mudahan dengan adanya ini, ini menambah semangat kita bahwa warga Pondok Kopi harus punya sesuatu yang bisa dibanggakan, khususnya adalah di wilayah Jakarta Timur," ujarnya.
(haf/haf)