Jakarta -
Dua orang pria pengguna KRL atau anak kereta (anker) terlibat adu jotos di Stasiun Duri, Jakarta Barat (Jakbar). Keributan itu ternyata dipicu senggolan antara keduanya saat transit.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Dua pria terlibat adu jotos di Stasiun Duri, Jakarta, akibat desak-desakan saat transit. Petugas keamanan segera melerai dan mengamankan situasi.
Jakarta -
Dua orang pria pengguna KRL atau anak kereta (anker) terlibat adu jotos di Stasiun Duri, Jakarta Barat (Jakbar). Keributan itu ternyata dipicu senggolan antara keduanya saat transit.
Kejadian tersebut terekam video amatir yang beredar di media sosial, dinarasikan keributan terjadi karena desak-desakan. Dari video yang beredar, tampak salah seorang pria berjaket merah muda awalnya berlari mengejar pria berjaket hitam.
Sekonyong-konyong, pria berjaket pink kemudian memukulkan tasnya ke arah kepala pria berjaket hitam. Mendapat serangan tersebut, pria berjaket hitam melawan.
Pria berjaket hitam itu tampak mendaratkan beberapa kali pukulan ke arah pria berjaket pink. Petugas keamanan dan anker lain yang mengetahui keributan itu kemudian melerai keduanya.
Dikonfirmasi, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan peristiwa terjadi di area lantai 1 Stasiun Duri pada Rabu (4/11) pukul 17.05 WIB. Keributan keduanya membuat kegaduhan di lokasi.
"Dari keterangan yang didapat, kedua pengguna tersebut saling bersenggolan saat transit dari peron jalur 5 menuju peron jalur 2," kata Karina dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).
Karina menjelaskan, kejadian bermula karena salah satu pengguna melakukan pemukulan kepada pengguna lainnya. Petugas pengamanan stasiun dan beberapa pengguna lainnya langsung melerai dan mengamankan kedua pengguna tersebut.
"Usai dilerai, kedua pengguna tersebut kembali melanjutkan perjalanannya untuk menuju peron jalur 1-2 dengan dipisahkan dan dikawal petugas agar tidak terjadi hal yang serupa di area peron," tuturnya.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap utamakan keselamatan. KAI meminta agar mereka tidak membuat kegaduhan dan selalu menghormati pengguna lainnya.
(wnv/mea)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.