Jakarta -
Sebuah bus Transjakarta mengeluarkan asap hingga membuat panik penumpang di kawasan halte Koridor 10 arah Tanjung Priok, Kamis pagi. Video itu viral di media sosial.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Sebuah bus Transjakarta mengeluarkan asap di halte Koridor 10. Penumpang yang berada di dalam bus sempat panik, mereka lalu dievakuasi.
Jakarta -
Sebuah bus Transjakarta mengeluarkan asap hingga membuat panik penumpang di kawasan halte Koridor 10 arah Tanjung Priok, Kamis pagi. Video itu viral di media sosial.
Dilihat detikcom dalam media sosial Instagram, Kamis (5/11/2026), seorang penumpang membagikan pengalaman menegangkan saat berada di dalam bus. Dalam unggahannya itu ia mengaku sempat panik dan gemetar ketika melihat asap keluar dari bus yang ditumpanginya.
Terlihat kepulan asap cukup tebal menyelimuti area sekitar bus Transjakarta. Sejumlah penumpang tampak berkumpul di luar bus setelah turun untuk menyelamatkan diri.
Menanggapi kejadian itu, Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan teknis pada armada operator Damri dengan nomor DMR-759 tersebut.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, mengatakan petugas langsung melakukan evakuasi sesuai prosedur keselamatan. Seluruh pelanggan dipindahkan ke bus berikutnya.
"Sesuai prosedur keselamatan, petugas dengan segera mengevakuasi seluruh pelanggan secara aman ke bus berikutnya," kata Ayu dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).
Ayu mengatakan bus tersebut kini telah ditangani tim mekanik untuk menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut. Transjakarta juga berkoordinasi dengan pihak operator terkait standar kelaikan armada yang beroperasi.
"Transjakarta terus berkoordinasi dengan operator untuk memastikan agar standar kelaikan armada yang beroperasi dapat terjaga dengan optimal," ujarnya.
Belum dijelaskan secara terperinci penyebab munculnya asap dari armada tersebut. Transjakarta memastikan bus yang mengalami gangguan telah ditangani.
(bel/yld)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.